Sejumlah Camat dan Kades Diperiksa Kejaksaan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sejumlah Camat dan Kades Diperiksa Kejaksaan

Sejumlah Camat dan Kades Diperiksa Kejaksaan

Written By Admin Raka on Rabu, 21 Februari 2018 | 11.30.00

PURWAKARTA,RAKA- Dugaan kasus penyelewengan anggaran kegiatan DPRD Kabupaten
Purwakarta terus dikembangkan Kejaksaan Negeri Purwakarta. Kali ini, jaksa mulai memeriksa belasan camat serta sejumlah kepala desa di Purwakarta, Selasa (20/2).
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Purwakarta, Edy Monang Samosir, dalam keterangannya mengatakan, sejumlah camat dan kades diperiksa karena ada yang kaitannya dengan surat pertanggung jawaban (SPJ) dari sejumlah kegiatan anggota DPRD Purwakarta tahun anggaran 2016. Sebanyak 23 saksi telah dimintai keterangan dari total 47 yang akan di periksa kejari setempat. "Ya Kita memanggil dan mengklarifikasi sejumlah pejabat kecamatan sehubungan dengan penyidikan penyalahgunaan APBD pada kegiatan anggota DPRD Purwakarta, pada kegiatan perjalanan dinas dan kunjungan kerja anggota DPRD Purwakarta di dalam daerah," ujarnya, di Kantor Kejari Purwakarta, Jalan Siliwangi, Selasa (20/2).
Edy mengatakan, kejaksaan telah menyita barang bukti SPJ dari kegiatan perjalanan dinas dan kunjungan kerja di dalam daerah. "Setelah diteliti, terkait kegiatan tersebut dalam realisasinya ditemukan hal yang tidak sesuai dengan bamus dan proker. Ada divisum SPPD dari sejumlah kegiatan yang tidak sesuai," katanya.
Ia juga mengungkapkan, dari anggaran kegiatan tersebut yang direalisasikan sekitar Rp 12 miliar, ditemukan sejumlah kegiatan perjalanan dinas di dalam daerah yang diduga fiktif. "Dengan nilai sekitar Rp 400 juta, itu hanya disekitaran Kecamatan Pasawahan dan Darangdan saja, seputaran daerah itu," ucapnya.
Kedepan, pihaknya juga akan memeriksa sejumlah perjalanan dinas luar kota dalam provinsi dan perjalanan dinas luar provinsi. "Ada temuam billing-billing hotel yang diduga fiktif," jelasnya.
Sementara itu, salah satu camat di Purwakarta M Saripul Harom mengatakan, dirinya sudah dimintai keterangan terkait SPPD fiktif tersebut. "Diperiksa terkait SPPD fiktif dari kegiatan DPRD Purwakarta tahun anggaran 2016," ujar M Saripul yang pada 2016 lalu menjabat sebagai Camat Sukasari.
Diketahui sebelumnya, Kejaksaan Negeri Purwakarta telah menetapkan dua tersangka baru dalam perkara dugaan korupsi anggaran kegiatan DPRD setempat. Hasil ekspose atau gelar perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan APBD perjalan dinas fiktif atau mark up di lingkungan Sekretariat DPRD Purwakarta TA 2016, pada 12 Febuari 2018 lalu, ditetapkan dua orang tersangka yaitu; inisial MR selaku PA dan HUS selaku PPTK. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template