Saluran Air Dipenuhi Sampah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Saluran Air Dipenuhi Sampah

Saluran Air Dipenuhi Sampah

Written By Admin Raka on Jumat, 23 Februari 2018 | 13.00.00

Pengangkutan Terkendala Anggaran 

PURWAKARTA,RAKA- Hujan deras yang mengguyur Purwakarta beberapa hari kemarin, menyebabkan saluran air di RT 01, RW 04, Kelurahan Tegalmunjul meluap. Hal tersebut diakibatkan oleh tersendatnya saluran air oleh tumpukan sampah.
Lurah Tegalmunjul, Muhamad Kosim mengatakan, saluran air tersendat karena sampah yang terbawa dari daerah Pasawahan. "Saluran airnya tersendat sampah, jadi airnya membludak sampai ke badan jalan. Sampah tersebut merupakan terusan dari irigasi yang mengaliri daerah Pasawahan dan Kecamatan Kota," jelas dia, kepada Radar Karawang, Kamis (22/2).
Dirinya juga mengatakan, sudah melakukan koordinasi dengan Pengembangan Sumber Daya Air (PSDA) Citarum untuk menangani sampah yang ada di irigasi. "Sudah dikoordinasikan juga dengan PSDA Citarum datang juga ke lokasi, cuman terkendala anggaran untuk pengangkutan," paparnya.
Sementara Camat Purwakarta, Yuddy Herdiana mengatakan, ada kewenangan lintas sektor khususnya PJT divisi pengairan dan pemerintah sebagai fasilitator. "Kalau tidak ada koordinasi antara pihak PJT dan pemerintah, dalam hal ini bidang lingkungan hidup sebagai leading sektor kebersihan masalahnya tak akan selesai. Jadi harus sinergi untuk mewujudkan kebersihan. Setiap kali hujan penumpukan sampah terjadi karena irigasinya membawa sampah dari daerah lain," terang dia.
Di lokasi tersebut lanjut dia, ada basecamp dari PJT untuk menangani masalah irigasi, cuman masalahnya karena tidak ada kendaraan pengangkut khusus sampah, sehingga dibiarkan menumpuk. "Kita koordinasikan dengan LH, kedepannya juga harus ada sinergitas. Karena PJT punya sumber daya dan pemerintah punya kendaraannya jadi tidak lempar tanggung jawab," jelasnya.
Yuddy juga mengatakan untuk kewenangan lintas sektor merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah kecamatan. "Disitu ada tannggung jawab wilayah, karena irigasinya di Tegalmunjul. Saya koordinasikan antara PJT dan LH," imbuhnya.
Ia juga berharap dengan adanya koordinasi semacam ini, bisa menyelesaikan masalah dan tidak saling lempar tanggung jawab. "Saya juga mengimbau kepada masyarakat yang berada di bantaran irigasi atau bujan jangan membuang sampah di wilayah irigasi, baik sampah rumah tangga atau pun bukan," pungkasnya. (cr2)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template