Rusuh, Rebutan Lahan Parkir - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Rusuh, Rebutan Lahan Parkir

Rusuh, Rebutan Lahan Parkir

Written By Admin Raka on Kamis, 01 Februari 2018 | 18.15.00

Warga Sirnabaya VS CV Indah Jambe Raya 

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA – Pengelolaan perparkiran di Kawasan Perum Puri Telukjambe, Desa Sirnabaya, Kecamatan Telukjambe Timur, kisruh. Penerima perintah pengelolaan lahan parkir yang dikeluarkan Dinas Perhubungan menjadi tidak jelas setelah beredar surat perintah tandingan yang disebut-sebut, dinas itu juga yang mengeluarkan. Alhasil, meski belum memicu terjadinya kerusuhan namun suasana tegang tergambar disekitar lokasi.
"Padahal ini menginjak tahun ketiga pengelolaan perparkiran di Perum Puri Telukjambe dilakukan karang taruna dan masyarakat setempat, tetapi sekarang dialihkan kepada CV Indah Jambe Raya," ucap camat Telukjambe Timur Asep Cece Juhandi kepada Radar Karawang di kantornya Rabu (31/1).
Camat menuturkan surat kuasa pengelolaan perparkiran yang beredar ada dua sejenis namun tidak sama. Surat pertama ditujukan kepada CV Indah Jambe Raya dengan tulisan tangan, sebagai kuasa yang ditunjuk untuk pengelolaan perparkiran di Perum Puri Telukjambe. Sedang satunya surat tanpa nama yang tidak jelas ditujukan kepada siapa.
Saat ini, jelas camat akrap disapa Cece itu, warga dan karang taruna geram dan mereka bersatu hendak menyerang perwakilan CV Indah Jambe Raya. "Beruntung, kami dari pemerintahan kecamatan beserta pemerintahan desa dan babinkamtibmas juga babinsa berhasil meredamnya, sehingga suasanapun perlahan kondusif," ujarnya.
Dikatakan cece, sebelumnya pihaknya tidak pernah mengetahui kalau ada pihak swasta yang akan mengelola perparkiran di Perum Puri Telukjambe. Yang dia tahu selama dua tahun lebih perparkiran itu dikelola karang taruna dan warga. "Sekarang warga dan karang taruna sudah bisa membeli ambulans sendiri, bahkan dari pengelolaan itu, ada pemasukan terhadap kas RT dan RW, hingga bisa untuk kepentingan warga," paparnya.
Namun tiba-tiba, muncul surat perintah pengelolaan, tetapi ditujukan kepada siapanya kosong. Dalam surat itu dikatakan kalau pengelolaan perparkiran di Perum Puri Telukjambe dikuasakan pada CV Indah Jambe Raya. "Saya sangat menyayangkan jika ada surat dari Dishub tandatangan PLT dan saya hubungi betul katanya, itu dilakukan sehingga memunculkan ketidak kondusifan warga. Sangat disayangkan jika untuk meraih Pendapatan Asli Daerah (PAD) saja nyaris jadi bentrok," paparnya.
Lanjut Cece, surat dari Dishub tersebut ditandatangani PLt Kadishub sekaligus Sekretaris Dishub Karawang Nunu Nugraha. "Saya merasa heran saja. Kok tiba-tiba datang surat seperti ini tanpa terlebih dahulu melakukan pertemuan dan survei. Lagi pula Saya tidak tahu siapa CV Indah Jambe Raya ini," ujar camat, seraya menyampaikan juga jika dalam hal inipun Perum Puri Telukjambe juga statusnya masih belum take over ke Pemkab Karawang jadi segala sesuatunya masih urusan developer.
Sementara itu kades Sirnabaya. Ir. H. Masuran menyampaikan, jika dirinya kecewa dengan apa yang telah dilakukan Dinas perhubungan Karawang. Dinas itu seenaknya memberikan tandatangan surat tanpa ada verifikasi ke pihaknya. "Disurat tertera ada tembusannya ke saya, tapi sampai sudah adanya mau keributan baru ada tadi pagi saya. Saya sangat kecewa apalagi surat yang dimiliki pak camat itu tidak ada kejelasannya. Surat tersebut diberikan kepada siapa," paparnya di ruang Camat.
Sementara itu, PLt Dishub Nunu Nugraha menyampaikan, saat ini soal perparkiran masih dalam sosialisasi dan pendataan diberapa titik tiap kecamatan yang akan di data dan diberikan kepada yang minat untuk mengelola lokasi parkir tersebut. "Tim UPTD parkir yang mendata pontensi PAD pada titik mana saja. Potensi-potensi ini yang nantinya ditawarkan kepada peminat yang mau mengelola. Tetapi apabila tidak memungkin kita lakukan kembali evaluasi," ucap mantan Sekdishub ini. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template