Regenerasi Perajin Wayang Mandek - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Regenerasi Perajin Wayang Mandek

Regenerasi Perajin Wayang Mandek

Written By Admin Raka on Rabu, 07 Februari 2018 | 13.30.00

PURWAKARTA,RAKA- Abah Jani (54), salah satu dari sedikit perajin wayang golek yang tersisa. Jani punya peran penting dibalik kondangnya seniman pesohor seperti dalang Asep Sunandar Sunarya. Sayangnya, saat ini regenerasi perajin wayang mandek. Sangat jarang generasi muda yang tertarik belajar membuat wayang golek.
Perjalanan Jani membuat wayang dilatar belakangi keinginannya untuk memiliki wayang golek saat kecil, akan tetapi setiap meminta selalu ditolak kakeknya untuk membuatkannya. "Sekitar akhir tahun 1980 Abah bertemu dengan dalang Ahim, seorang dalang sepuh dan kepadanya Abah belajar lebih banyak tentang wayang," ungkap Jani, Selasa (6/2).
Setelah lama melakoni perjalanan menjadi perajin wayang, akhirnya mengantarkan Jani ke Taman Nusa Gianyar Bali. Di sana, Jani diminta untuk membuat wayang golek untuk dipamerkan di etalase-etalase taman dan dipamerkan saat ada even tertentu. Bahkan pengunjung yang melihat dan mengagumi hasil karyanya berasal dari berbagai negara di dunia. "Lalu akhirnya kembali pulang ke Purwakarta, karena ditugaskan untuk membuat wayang golek yang akan dipamerkan di Museum Wayang Purwakarta," papar Jani.
Panggilan tersebut disambut antusias oleh Jani, selain dia merasa rindu kampung halaman, dia pun mengaku merasa diapresiasi di daerah sendiri. "Merasa rindu dengan daerah sendiri dan bangga apa yang telah dilakukan diapresiasi oleh Pemerintah Purwakarta," imbuhnya.
Setelah usianya kini tak lagi muda, Jani mengaku dia merasa kebingungan dan sedih sekaligus prihatin pada generasi muda saat ini yang kurang peduli terhadap pelestarian khazanah kebudayaan wayang. Dia tidak habis pikir mengapa anak muda lebih tertarik pada budaya henodis dan kosmopolit dibanding budaya tradisional. "Sulit sekali Abah temukan anak muda yang mau belajar wayang, mereka lebih senang ngongkrong gak karuan dibanding belajar budaya bangsanya sendiri," pungkasnya. (cr2)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template