Ratusan Liter Darah Disumbangkan Selama 27 Tahun - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ratusan Liter Darah Disumbangkan Selama 27 Tahun

Ratusan Liter Darah Disumbangkan Selama 27 Tahun

Written By Admin Raka on Jumat, 23 Februari 2018 | 12.30.00

Cara Kepala SDN Pulojaya 3 Menyelamatkan Nyawa Manusia

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Tidak banyak orang bersedia menyumbangkan darahnya, apalagi dilakukan setiap tiga bulan sekali. Rutin selama puluhan tahun.
Namun, bagi Kepala SDN Pulojaya 3 Kasdi seolah menjadi rutinitas lebih dari sekadar hobi. Selama 27 tahun tepatnya sejak 21 Desember 1991, diperikiran sudah ratusan liter darah dia sumbangkan. Tepatnya tanggal 26 Desember 2017, warga Dusun Krajan III RT 20/06 Desa Lemahabang ini, tercatat sudah 100 kali donor darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karawang. Maka wajar, jika dia berhak mendapat penghargaan Satya Lencana Kebaktian Presiden RI, yang akan direkomendasikan PMI Karawang dan Jawa Barat.
Kasdi mengaku, dia pertama menyumbangkan darahnya saat mengikuti kegiatan donor darah masal di Lemahabang. Namun, karena lama tak ada kegiatan lagi, dia memulai donor darah ke PMI Karawang. Namun, selama donor, tidak semua darahnya diterima begitu saja, karena saat kondisinya sakit, PMI mengarahkan dulu agar kondisi kesehatannya stabil. Dari sana, dia semakin merutinkan donor darah, baik kalau ada kegiatan di lapangan, atau juga rutin setiap tiga bulan sekali ke kantor PMI Karawang. Bukan hobi sebut Kasdi, tapi lebih pada rasa kemanusiaan saja. Karena setetes darah yang disumbangkan, bermanfaat buat orang banyak yang membutuhkan. Sehingga dia berpikir, jika tidak bisa berbuat baik dengan uang pada orang lain, minimal darahnya bisa untuk meringankan mereka yang membutuhkan. "Dasar saya, ngasih uang menolong orang banyak gak bisa. Minimal saya nyumbang darah juga bisa selamatkan nyawa seseorang," katanya.
Pria yang bergolongan darah A ini mengaku belum semua keluarga atau juga rekan kerjanya yang tertarik mendonorkan darah. Bahkan, orang PMI juga menyebut, dia menjadi satu-satunya guru PNS yang sudah memecahkan rekor sebagai penyumbang darah terbanyak, yaitu sampai 100 kali. Dimana dalam sekali donor, minimal 2 hingga 2,5 liter darah disedot dari tubuhnya. Bisa dibayangkan sebut Kasdi, jika ia tercatat sudah donor darah 100 kali, berapa ratus liter darah yang sudah disumbangkannya. Bahkan, selama itu tidak ada efek buruk dari sisi kesehatannya sama sekali. Dia masih sehat, bugar dan tidak hipertensi maupun kurang darah. Karena dengan donor darah, justru peremajaan darah itu terkontrol dengan baik. "Gak ada efek bagi kesehatan selama ini, sehat- sehat saja dan stabil. Kecuali kalau usia sudah 65 tahun, itu batas terakhir dilarang untuk donor darah," katanya.
Lebih jauh dia menambahkan, atas kebaktian sosial dan kemanusiaannya, dirinya siap menerima dan memenuhi undangan Presiden Joko Widodo ke Istana Negara yang dimungkinkan pada Desember tahun ini, sekaligus juga menerima penghargaan Satya Lancana Kebaktian yang mulai direkomendasikan PMI Jawa Barat. Namun, dia berharap penghargaan yang terbaik adalah bisa melihat masyarakat antusias untuk sama-sama mengikuti jejaknya, agar sudi selalu mendonorkan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. "Syaratnya kita penuhi, karena Desember nanti saya diundang ke Istana untuk menerima penghargaan dari presiden," katanya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template