Ramai-ramai Lawan Bank Emok - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ramai-ramai Lawan Bank Emok

Ramai-ramai Lawan Bank Emok

Written By Admin Raka on Jumat, 02 Februari 2018 | 12.00.00

Kades Ngusir Rentenir, Bupati Buat Surat Edaran

KARAWANG, RAKA - Praktik rentenir yang dikenal bank emok, rupanya menjadi bahasan penting Pemkab Karawang. Buktinya, beberapa waktu lalu Bupati Karawang mengeluarkan surat edaran larangan operasi bagi 'bank swasta' yang bunganya berlipat-lipat itu.
Soal bank emok tersebut, Kepala Desa Duren, Kecamatan Klari, Abdul Halim mengakui, aktifitas rentenir tersebut banyak dikeluhkan masyarakat karena bunganya berbunga lagi. Namun begitu, para nasabahnya yang berasal dari kalangan masyarakat kelas bawah tetap membutuhkannya karena persyaratannya sangat mudah. "(Praktik) bank emok banyaknya yang tidak nyata (tidak terang-terangan), contoh di Pasar Kosambi," paparnya.
Pria yang biasa dipanggil Ebeh Halim itu juga mengatakan, secara pribadi dirinya setuju bank emok diberantas, karena sangat mencekik masyarakat. Bunganya berbunga lagi. "Jika mekanismenya betul (tidak masalah), tapi jika namanya bunga-berbunga kan artinya bank yang mana hitungannya seperti itu?" paparnya.
Contoh yang nyata katanya, jika ada yang punya utang Rp1 juta, dalam tempo yang tidak lama telah berbunga menjadi 2,8 juta. Halim Menambahkan, jika ada rentenir yang ketahuan beroperasi di wilayah yang dipimpinnya, dirinya tak segan langsung memanggilnya, membayarnya, dan diingatkan untuk tidak balik lagi ke desanya. "Saya sudah sering seperti itu. Namun terkadang susah masyarakat mah. Saya sangat setuju bank emok harus dihapuskan," paparya.
Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari mengatakan, kalau ada masyarakat yang terlilit bank emok, jangan mau membayar bunganya. Bayar pokoknya saja. Jika pihak bank emok tidak terima, dirinya mengajak para kades untuk melapor kepada pihak yang berwajib. "Ayo sama-sama kepala desa dengan saya untuk membuat laporan kepolisi," katanya.
Menurutnya, apa yang dilakukan oleh para rentenir tersebut tidak dibenarkan, memanfaatkan uang dengan cara yang tidak benar. "Karena tidak dibenarkan kok rentenir," timpalnya seraya mengatakan, mulai bulan Juli mendatang, bank BJB akan turun ke lapangan melalui program ekonomi kerakyatannya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template