PUPR dan PRKP Dituding Biang Keladi Genangan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » PUPR dan PRKP Dituding Biang Keladi Genangan

PUPR dan PRKP Dituding Biang Keladi Genangan

Written By Admin Raka on Selasa, 06 Februari 2018 | 14.30.00

KARAWANG, RAKA - Kendati tidak terang-terang menuding Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), namun pernyataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait temuannya tentang penyebab genangan air di wilayah perkotaan, secara tegas menunjuk ke dua dinas itu sebagai biang keladinya.
"Ini perlu kejelasan dari Balai Besar Wilayah Sungai, PJT II, Dinas PUPR dan Dinas PRKP," tandas Kepala BPBD Banuara Nadeak, Senin (5/2). Banuara menuturkan dia sudah melakukan identifikasi terhadap titik-titik genangan air di sejumlah tempat terlokalisasi genangan air. Menurut dia ada lima penyebab banjir, yakni adanya penyempitan sungai dan saluran air, terjadinya pedangkalan drainase, timbunan sampah di saluran air, bahu jalan lebih tinggi dari rumah penduduk dan paling parah saluran pembuangan air yang tidak jelas, termasuk yang mengelilingi perkomplekan Pemda Karawang.
"Saya akan kirim surat ke bupati," tegas Banuara terkait identifikasinya penyebab genangan air di wilayah perkotaan. Kata Banuara, banjir di Jalan Kartini contohnya dimana pihaknya melakukan pemantauan saat berhentinya hujan dengan menelusuri dan melakukan pengamatan akan penyebab yang terjadi banyaknya genangan air di pertengahan Kota Karawang akibat lima hal tersebut.
"Saya sudah buatkan telaah untuk penyampaikan prospek solusi bencana alam dan non alam serta sosial dampak keseluruhan. Saat ini datangnya hujan dibeberapa hari sampai-sampai saya tidak bisa tidur, miris dan ini perlu kesinergisan semua organisasi Perangkat Daerah (OPD)," paparnya seraya menambahkan padahal hujannya cuma sebentar tetapi genangan airnya ada dimana-mana.
Terkait peranan BPBD sendiri, Banuara mengatakan dinasnya telah menyiapkan semua yang dibutuhkan. Contohnya dengan adanya bidang siaga bencana, yang berperan sebagai perencanaan sosialisasi tentang bencana. Kemudian Bidang Kedaruratan jika apabila bencana menerjang yang bergerak mendistribusi hal-hal yang diperlukan. Ada juga bidang rehabilitasi rekontruksi, usai paska bencana bertugas melakukan analisa apakah dari kejadian tersebut harus dilakukan rehab atau kontruksi yang harus di bangunkan ulah contohnya sepeti di Kantor pemda saat ini.
"Kita dengan rekanan siap dan sigap. Kita akan biasakan seperti itu, agar tetap siaga darurat akan bencana. Masalah uang itu dari mana saja kita siap bahkan uang pribadipun bisa jadi karena itulah jiwa bencana itu," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template