PPS Masuki Tahap Monitoring dan Evaluasi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » PPS Masuki Tahap Monitoring dan Evaluasi

PPS Masuki Tahap Monitoring dan Evaluasi

Written By Admin Raka on Senin, 19 Februari 2018 | 15.30.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Sejak 20 Januari Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Pilgub Jawa Barat mendata ke rumah-rumah warga dan Minggu (18/2) merupakan batas akhir Pencocokan dan Penelitian (coklit) untuk kemudian menyiapkan diri ke tahap Penyusunan Daftar Pemilih dan Pemutakhiran sampai dengan 4 Maret mendatang.
Anggota PPK Kecamatan Cilamaya Wetan, Sukarta mengatakan, Coklit dalam tahapannya sudah berakhir, pihaknya bersama PPS di desa-desa menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) dilapangan, itu dilakukan dengan tujuan untuk memastikan bahwa petugas PPDP tidak ada yang terlewat untuk mencoklit di tiap-tiap TPS. Diharapkan, sebut Sukarta, Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Cilamaya Wetan ini adalah DPT yang berkualitas. "Hari Minggu ini (kemarin, red) merupakan batas akhir coklit, tinggal kemudian dilanjutkan semua mengentri hasil Coklit oleh PPS masing-masing," terangnya.
Sementara itu, Monev juga dilakukan kolektif sejumlah PPS di kantor Kecamaran Tempuran Minggu (18/2). Ketua PPK Kecamatan Tempuran, Kasum Sanjaya mengatakan, Coklit dan tugas yang dilakukan PPDP dan PPS di Tempuran diakuinya sangat baik, tertib dan tepat waktu. Bahkan, demi memotivasi para petugas PPS, dalam setiap tahapan kegiatan, Pihak PPk menyediakan reward khusus agar semuanya berkinerja disiplin dan tepat waktu. Karenanya, setiap tahapan termasuk coklit dan persiapan penyusunan data pemutakhiran juga didorong semangatnya. Kebetulan sebut Aceng, yang mendapat reward khusus dari PPK adalah PPS Desa Sumberjaya. "Kita tepat waktu, alhamdulillah setiap PPS kita beri reward bagi yang selalu disiplin," katanya.
Senada itu, dikemukakan Ketua PPS Desa Kedawung Kecamatan Lemahabang, Ahmad Sapei, Monev digelar serentak di desa-desa setelah PPS menerima laporan hasil coklit dari petugas pemuktahiran data pemilih. Sebab dalam agenda KPU, batas akhirnya pencoklitan adalah 18 Februari. Karenanya, Monev dilakukan PPS dan PPK ini bertujuan untuk menyelesaikan setiap permsalahan pencoklitan dan melengkapi hal-hal yang dianggap kurang. "Kalau coklit PPDP itu sendiri ada monitoring khusus dari PPS yaitu hasil kerja 10 hari pertama, kedua dan ketiga, untuk kemudian dilaporkan ke PPS," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template