Petani Korban Banjir Dapat Ganti Rugi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Petani Korban Banjir Dapat Ganti Rugi

Petani Korban Banjir Dapat Ganti Rugi

Written By Mang Raka on Sabtu, 10 Februari 2018 | 16.00.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Sepekan terakhir banjir melanda wilayah Kecamatan Telukjambe Barat. Sedikitnya 20 hektare sawah dengan padi tinggal menunggu masa panen ikut terendam. Sementara kapan surutnya banjir tidak ada yang bisa memprediksi. Hal ini yang membuat petani bimbang dan memutuskan melakukan panen dini untuk menghindari besarnya kerugian.
Seperti diungkapkan Narsa (37) Warga Kampung Kalipanda, Desa Sukamakmur, jika saat ini pun dirinya mesti tiap hari mengawasi sawanya. Dia merasa khawatir dengan apa yang dialami rekan sejawatnya karena mengalami gagal panen akibat areal padi terendam air banjir. "Saya memang belum panen kang, meski jaraknya jauh dari areal banjir, tapi saya khawatir padi saya terendam banjir seperti petani lain yang pada akhirnya mereka pun melakukan panen lebih awal. Padahal kalau melihat usia panennya harusnya seminggu lagi," ucap Narsa kepada Radar Karawang, Jumat (9/2).
Dikatakan Narsa, banjir saat ini masih merendam sawah di Dusun Kampek, Desa Sukamakmur, malah sebagian lagi merendam sawah di Desa Wadas yang masuk ke dalam wilayah Desa Karangligar. Di Wada saja ada sekitar 10 hektar sawah yang terendam banjir. Itu belum termasuk yang di Desa Sukamakmur dan Sukamulya yang juga diperkirakan mencapai 10 hektar juga.
Kondisi seperti itu, terang Narsya membuat petani saat ini bimbang. "Sebagian petani padi yang dekat dengan sungai tersier, juga ada yang ikut terendam. Parahnya petani di sekitar itu menanam jenis padi ketan, di dekat bantaran sungai ada sekitar 3 sampai 5 hektar yang terendam. Sampai sekarang pun belum bisa di panen karena terendam," katanya.
Masih dijelaskan Narsa, memang petani di empat wilayah berbeda itu, bukan semuanya pemilik lahan pertanian, sebagai memang petani penggarap, akan tetapi kalau menyangkut soal banjir namanya penderitaan petani, mau petani penggarap atau petani pemilik lahan. "Banjir kali ini, beruntungnya tidak separah tahun sebelumnya, dan hanya sebagian saja petani yang mengalami kerugian. Meski kami sebagai penggarap, harapan besar kami sudah pasti panen akan berhasil. Karena itu kami berharap agar ada solusi dari pemerintah supaya kedepannya tidak ada lagi banjir merendam sawah," ucapnya.
Sementara koordinator petugas lapangan Balai Pertanian Kecamatan Telukjambe Barat, Neneng Ratnasari. SP, ditanya jumlah sawah di wilayahnya yang terendam banjir, hanya mengatakan, sudah melakukan pendataan terhadap para petani korban banjir. Dirinya pun menegaskan, jika petani yang terdampak itu miliki kartu asuransi, Balai Pertanian akan secepatnya mengurus perihal kerugian.
"Untuk pendataan, terus kami lakukan, bencana alam ini memang menjadi pekerjaan rumah bagi kami juga, yaitu memberikan pendampingan agar para petani bebannya bisa di ringankan melalui asuransi yang memang sebelumnya kami sosialisasi kan kepada mereka, dan sementara kami akan terus lakukan koordinasi secara intensif," jelasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template