Pemda Diminta Sediakan Angkutan Pelajar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pemda Diminta Sediakan Angkutan Pelajar

Pemda Diminta Sediakan Angkutan Pelajar

Written By Mang Raka on Sabtu, 10 Februari 2018 | 15.00.00

PURWASARI, RAKA - Kebijakan larangan pelajar membawa sepeda motor dinilai masih kurang siap. Pasalnya sampai saat ini sarana transportasi yang seharusnya menjadi sarana pendukung untuk suksesi program tersebut masih belum ada.
"Pelajarkan memang nggak boleh bawa motor ke sekolah. Karena memang belum punya SIM, tapi seharusnya pemerintah menyediakan trasportasinya," kata tokoh pemuda Purwasari Agus Ridwan, kepada Radar Karawang, Jumat (9/2).
Menurutnya minimal transportasi yang khusus diperuntukan para pelajar dan melintasi jalur-jalur utama dan jalur-jalur penghubung antar kecamatan. Dia mencontohkan, seperti jalan utama Purwasari - Karawang, seharusnya ada transportasi pelajar yang melintasi jalur tersebut. "Jadi kalau ada anak yang sekolah di Klari, tapi orang Purwasari orang tuanya tingal ngantar ke jalan utama saja. Dari jalan utama ada jemputan pelajar," pintanya.
Hal tersebut seperti dilakukan oleh para karyawan saat akan berangkat kerja. Sehingga ada titik-titik tertentu dimana jalur tersebut merupakan jalur yang dilintasi oleh angkutan pelajar yang disediakan pemerintah daerah. "berapa jumlah angkutan yang harus disediakan juga bisa dihitung dari pelajar yang haruas diangkut tiap harinya. Pokoknya sama kayak jemputan karyawan," bebernya.
Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Karawang dapil enam, Saepudin Permana, mengaku akan mendorong permintaan warga untuk diadakannya angkutan pelajar. Karena memang setiap siswa tidak diperkenankan membawa kendaraan sendiri ke sekolah. "Jadi larangan itu memang harus disertai solusi. Saya sepakat harus ada angkutan pelajar," bebernya.
Dia juga menyampaikan, pengadaan angkutan pelajar juga akan membantu menangani persoalan kemacetan di Karawang. Selain itu angka kecelakaan di tingkat pelajar juga bisa dihilangkan. Olehkarenanya, dia memastikan permintaan tersebut akan diperjuangkan dikursi parlemen. "Setidaknya kemacetan akibat banyaknya kendaraan roda dua bisa berkurang. Kemudian angka kecelakaan juga bisa ditekan," pungkasnya.
Larangan pelajar membawa sepeda motor tersebut sebenarnya selain bertentangan dengan undang-undang lalulintas, juga adanya surat yang dilayangkan oleh Kapolres Karawang era AKBP Ade Ary Syam Indradi dengan nomor surat B/39/VI/2017/ Lantas. Surat yang dibuat tahun 2017 lalu itu dilayangkan ke Dinas Pendidikan Karawang dengan tembusan kepada Bupati Karawang dan Polda Jabar.(zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template