Pelajar Telukjambe Lestarikan Angklung - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pelajar Telukjambe Lestarikan Angklung

Pelajar Telukjambe Lestarikan Angklung

Written By Angga Praditya on Minggu, 04 Februari 2018 | 16.30.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - SMAN 1 Telukjambe Barat berkomitmen menjaga budaya tradisional. Hal itu dilakukan melalui pelajaran ekstrakurikuler seni musik angklung yang diajarkan di sekolah tersebut.
Sebanyak 30 pelajar di sekolah itu tercatat sebagai siswa ekstrakurikuler Angklung. Alat musik ini memang tidak dapat disejajarkan dengan alat musik modern. Kaum muda sekarang lebih suka band dengan instrumen lebih modern. Kepala sekolah SMAN 1 Telukjambe Barat, Agus Mulyadi.Spd mengatakan angklung merupakan alat kesenian tradisional dari Jawa Barat yang sudah mendunia.
Namun seiring berkembangnya alat musik tradisional ini, tak sebanding lurus dengan pelestariannya. Bahkan banyak siswa yang tidak tahu angklung dan tidak tahu cara untuk memainkannya. "Pelajar adalah aset suatu bangsa yang perlu dididik untuk menjadi manusia yang berkualitas secara jasmani dan rohani. Kemajuan suatu bangsa sangat tergantung pada generasi penerusnya. Jika generasinya tidak memiliki jiwa nasionalisme terhadap bangsanya, maka tunggulah kehancuran suatu bangsa tersebut," jelasnya.
Menurutnya, rasa nasionalisme bisa diartikan dengan mencintai budaya dan alat musik tradisional yang ada di Indonesia. Saya berharap di sekolah kami siswanya akan bisa melestarikan keberadaan angklung demi menjaga kelestarian budaya leluhur," katanya.
Alat musik angklung, terang Agus sudah ada di SMAN 1 Telukjambe Barat sejak tahun 2014. Namun pada awal tahun 2015 angklung di SMAN 1 Telukjambe Barat mulai berkembang meskipun sulit merekrut anggota. Angklung pertama kali diperkenalkan pada saat kegiatan upacara bendera hari senin. Dari sana awal berkembangnya angklung di SMAN 1 Telukjambe Barat. Hingga saat ini angklung di SMAN 1 Telukjambe Barat sudah memiliki anggota sampai dua angkatan kurang lebih 30 anggota hingga akhir tahun 2016 ini.
"Mudah-mudahan tetap bertahan dengan adanya siswa baru kembali menarik minat mereka untuk mencintai alat tradisional seni budaya sunda itu," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template