Pelajar Telantar tak Bisa ke Sekolah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pelajar Telantar tak Bisa ke Sekolah

Pelajar Telantar tak Bisa ke Sekolah

Written By Admin Raka on Selasa, 20 Februari 2018 | 11.30.00

PURWAKARTA,RAKA- Aksi unjuk rasa dan mogok beroperasi yang dilakukan para sopir angkutan umum di Kabupaten Purwakarta sejak Senin Pagi (19/2)  berdampak pada telantarnya masyarakat yang hendak bepergian. Salah satu yang terkena dampak adalah pelajar yang akan berangkat sekolah.
Unjuk rasa yang dilakukan oleh para pengemudi angkutan umum tersebut dipicu dengan keberadaan ojek online yang beroperasi di wilayah Kabupaten Purwakarta. Mereka akan melakukan unjuk rasa dengan mendatangi DPRD Kabupaten Purwakarta, sehingga mayoritas angkutan umum di Kabupaten ini tidak beroperasi. Kegiatan unjuk rasa tersebut berdampak kepada menumpuknya para masyarakat pengguna angkutan umum dibeberapa ruas jalan yang ada di Purwakarta, pada pagi hari mereka didominasi oleh para pelajar yang akan berangkat ke sekolah.
Untuk membantu pelajar ke sekolah, Kapolres Purwakarta, AKBP Dedy Tabrani, bersama dengan anggotanya turun ke lapangan lakukan pengamanan. Kapolres kemudian memerintahkan anggotanya untuk bersama-sama dengan dirinya, dengan mempergunakan kendaraan dinas mengangkut para penumpang, khususnya para pelajar yang akan berangkat ke sekolahnya. "Pelajar lebih berhak untuk didahulukan karena, mereka memiliki kewajiban dan kebutuhan untuk menimba ilmu, terlebih dalam waktu dekat mereka akan menghadapi ujian akhir, kita bantu mengangkut para pelajar," ujar Kapolres.
Kegiatan kepolisian terkait dengan unjuk rasa para pengemudi angkutan umum tidak sampai disana saja, Polres Purwakarta juga menurunkan anggotanya untuk mengawal para pengunjuk rasa ke gedung DPRD untuk menyuarakan aspirasinya. "Segala kegiatan kepolisian ini semata mata adalah untuk mengamankan aksi unjukrasa tersebut agar semua pihak yang berkaitan dengan kegiatan ini dapat menjalankan kegiatannya dengan baik, untuk menghindari segala bentuk gangguan Kamtibmas selama kegiatan berlangsung," paparnya.
Sementara itu, salah satu pelajar SMA di Purwakarta, Pahri (16) mengaku sempat kebingungan saat akan pergi ke sokalah. Pasalnya, siswa asal Kecamatan Jatiluhur itu biasanya setiap hari pergi menggunakan alat transportasi angkutan umum. "Baru pertama kali saat bisa naik mobil pak polisi untuk pergi dan pulang sekolah,'' katanya. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template