Pelajar Keluhkan Jalan Licin ke Sekolahnya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pelajar Keluhkan Jalan Licin ke Sekolahnya

Pelajar Keluhkan Jalan Licin ke Sekolahnya

Written By Admin Raka on Selasa, 13 Februari 2018 | 17.30.00

TEGALWARU, RAKA - Pelajar SMAN 1 Tegalwaru mengeluhkan jalan menuju ke sekolahnya rusak. Jalan sepanjang 100 meter dengan lebar sekitar 10 meter yang merupakan perlintasan Desa Cintalanggeng, Kecamatan Tegalwaru itu bukan saja berlubang-lubang tetapi juga berkeroak dan licin. 
Pantauan Radar Karawang, Senin (12/2), jalan menuju sekolah tersebut memang sulit dilintasi, terutama kendaraan bermotor. Bukan cuma aspalnya sudah terkelupas tetapi permukaan jalan jalan juga banyak kubangan kerbaunya, selain licin.  Apalagi saat musim hujan, badan jalan akan tergenang air sehingga sangat membahayakan pengendara yang melintasinya.
Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Tegalwaru Bagian Sarana dan Prasarana Mohamad Soleh. Spd membenarkan jalan menuju sekolahnya sudah hancur dan membahayakan anak didiknya maupun masyarakat yang melintasinya. Dia berharap pemerintah bisa segera memperbaikinya. “Akibat kerusakan jalan ini, sudah ada beberapa anak sekolah yang mengalami kecelakaan ringan, seperti terjatuh dari kendaraannya,” ungkapnya.
Selain masalah jalan rusak, Mohamad juga berharap sekolahnya bisa dibangun pagar sekolah. Pasalnya, ruang untuk masuk akses sekolah cukup terbuka lebar karena tidak ada pagar sehingga lingkungan sekolah kurang aman. "Pembangunan pagar keliling sekolah sangat mendesak. Namun, karena dana sekolah sangat terbatas, maka belum ada pembangunan pagar," ucapnya.
Sementara menanggapi kerusakan jalan di wilayahnya, Kepala Desa Cintalanggeng, Emuh, berharap Pemerintah Kabupaten Karawang melakukan perbaikan jalan. “Kalau perlu dilakukan pengecoran gunakan rabat beton atau di hotmix saja. Sehingga warga dan pelajar bisa nyaman beraktifitas dan dapat menunjang kelancaran proses belajar mengajar di SMAN 1 Tegalwaru," terangnya.
Secara terpisah, Adrian siswa kelas 12 SMAN 1 Tegalwaru mengatakan, jika jalan rusak menuju sekolahnya amat mengganggu aktifitas belajar. Bahkan di lingkungan sekolah pun karena belum semua fasilitas penunjang sekolah diperbaiki, sehingga lantai sekolah selalu tampak kotor. "Keadaan paling parah kalau hujan, jalan kan kotor dan itu membuat alas sepatu jadi kotor, terlebih selepas upacara. Alhasil lantai sekolah ikut kotor karena bekas kotoran genangan air yang terbawa ke kelas. Keadaan ini membuat kami tidak nyaman belajar," ketusnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template