Panwascam Jatisari Belum Temukan Pelanggaran - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Panwascam Jatisari Belum Temukan Pelanggaran

Panwascam Jatisari Belum Temukan Pelanggaran

Written By Admin Raka on Selasa, 13 Februari 2018 | 14.15.00

JATISARI, RAKA - Meski sudah memasuki hari penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat. Namun Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) belum mendapat temuan pelanggaran yang dilakukan oleh pasangan calon di wilayah Jatisari.
"Sejauh ini masih kondusif. Belum ada temuan pelanggaran," ujar Ketua Panwascam Jatisari, Encu S, kepada Radar Karawang, Senin (12/2).
Dikatakannya Panwascam yang dibantu oleh para PPL terus melakukan pengawasan. Termasuk pergerakan partai politik yang melakukan berbagai aktivitas di Jatisari. "Setiap kegiatan parpol kami awasi. Kalau ada dugaan pelanggaran langsung kami proses," tegasnya.
Untuk saat ini, karena satu minggu kemarin bertepatan dengan reses anggota DPRD Karawang. Maka banyak dewan yang turun kelapangan untuk menemui konstituen. Dalam proses penyerapan aspirasi yang dilakukan oleh anggota DPRD juga belum ada langkah yang mendekati pelanggaran berkaitan dengan Pilgub Jabar. "Anggota dewan semuanya normatif (saat reses). Tapi tetap kami awasi yah," ujarnya.
Disinggung mengenai banyaknya alat peraga kampanye (APK) yang dipasang di jalan-jalan utama maupun jalan poros. Menurutnya itu bukan merupakan pelanggaran atau curi start kampanye. Karena semua kandidat masih dalam kategori bakal calon sebelum KPU menetapkan sebagai calon dan penetapan nomor urut calon. "Kalau sudah ditetapkan dan no urutnya juga sudah jelas. Baru APK itu harus ditertibkan. Karena itu masuk kategori pelanggaran," bebernya.
Dia berjanji, saat semua kandidat sudah ditetapkan sebagai calin. Maka semua APK yang tergolong pelanggaran akan ditertibkan. Termasuk akan memroses pihak-pihak yang diduga melakukan pelanggaran. Seperti tim sukses, pengurus partai dan lain sebagainya. "Tapi kami harap dalam pilgub kali ini bisa berjalan lancar. Dan semuanya bisa mengikuti aturan yang berlaku," pungkasnya.
KPUD Jawa Barat sendiri sudah menetapkan empat pasangan calon gubernur Jawa Barat yaitu pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum, pasangan Sudrajat dan Ahmad Syaikhu, pasangan TB Hasanudin dan anton charliyan dan terakhir pasangan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi.
Sementara sebelumnya Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Jatisari Pupung Pudholi, terdapat pelanggaran yang terlihat secara kasat mata. Diantaranya seperti pemasangan alat peraga kampanye (APK) pasangan calon gubernur Jawa Barat yang ditempel di sepanjang jalan. "Kalau itu memang curi start. Karena belum memasuki masa kampanye," katanya.
Dia menyampaikan, untuk agenda kampanye sendiri waktunya ditetapkan pada tanggal 15 sampai 23 Februari, setelah itu memasuki masa tenang dan pada tanggal 27 Juni mendatang akan dilakukan pemungutan suara. "Pemasangan APK itu seharusnya berbarengan dengan waktu kampanye," tambahnya.
Dia juga menyampaikan untuk Kecamatan Jatisari sendiri, ditetapkan titik pemasangan APK pada empat tempat yaitu di perbatasan Kotabaru, depan jembatan timbang Balonggandu, Kampung Karajan Desa Mekarsari di pinggir Jalan raya Pantura dan terakhir di Desa Jatiragas. "Diluar titik yang ditetapkan itu juga termasuk pelanggaran," ujarnya.
Sementara jika terdapat pelanggaran yang dilakukan oleh pasangan calon, termasuk pemasangan APK yang tidak sesuai tempat dan waktunya, maka yang memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan adalah Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) atau di tingkat kecamatan adalah Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) bersama Satpol PP selaku penegak perda. "Soal penindakan silahkan ke Panwas dan Satpol PP. Itu bukan kewenangan kami," ujarnya.(zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template