Orang Gila Berkeliaran di Klari - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Orang Gila Berkeliaran di Klari

Orang Gila Berkeliaran di Klari

Written By Admin Raka on Sabtu, 17 Februari 2018 | 18.30.00

Warga Resah dan Ketakutan

KLARI, RAKA - Warga Kecamatan Klari resah dengan banyaknya orang gila yang berkeliaran di sekitar lingkungan Klari. Oleh karenanya, warga meminta pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial dan Satpol PP melakukan tindakan agar orang gila yang kerap menggangu kenyamanan warga itu bisa diamankan.
Eko (28), warga Dusun Kosambi, Desa Duren mengaku heran saat ini kembali maraknya orang yang kejiwaannya terganggu tapi berkeliaran di lingkungan tempat tinggalnya. Parahnya bukan hanya membuat pemandangan tidak enak saja, namun keberadaan mereka kerap menggangu kehidupan masyarakat di lingkungan. "Suka ngejar-ngejar warga sama ganggu juga, sudah dibawa ke polsek Klari untuk diamankan," ucapnya.
Menurutnya, ternyata kondisi tersebut bukan hanya terjadi di wilayah kecamatan Klari saja, bahkan sampai ke kota lainnya. Sedangkan dia sendiri tidak mengetahui apakah pemerintah sudah menyediakan tempat bagi orang orang yang kejiwaanya terganggu atau sama sekali belum memiliki tempat. "Sudah ada 3 orang yang kejiwaanya terganggu berkeliaran di Klari, mending kalau tidak mengganggu mah," akunya.
Dirinya juga meminta agar pihak Dinas Sosial mampu mengurangi keberadaan orang gila tersebut dan bisa memberikan kondisi yang baik dan nyaman agar tidak menggangu kehidupan masyarakat di lingkungan. "Nggak tahu ada pelepasan orang gila atau gimana, soalnya banyak banget akhir-akhir ini, kalau bisa pemerintah cepat tanggap lah," pintanya.
Saat dimintai keterangan Kapolsek Klari, Kompol H.Relisman Nasution menjelaskan, bahwa sebelumnya ada sejumlah masyarakat yang membawa orang gangguan jiwa tersebut ke Polsek. Namun dirinya sendiri juga bingung jika segala urusan sosial selalu dilimpahkan ke pihak kepolisian. "Iya ada, seharusnya itu tugas Satpol PP yang melakukan penertiban dan bawa ke Dinas Sosial Karawang," jelasnya.
Untuk saat ini, dirinya juga tidak bisa memeriksa pelaku karena diketahui memiliki gangguan jiwa. Sudah semestinya peran Satpol PP di setiap wilayah bisa bergerak dan meminimalisir permasalahan sosial tersebut. "Kita mau periksa apa ditanya nama sama tempat tinggal saja tidak tahu, namanya juga gangguan jiwa, Satpol PP dan Dinsos harus lebih aktif lagi," pintanya. (yna)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template