Nana Tewas Diduga Gantung Diri - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Nana Tewas Diduga Gantung Diri

Nana Tewas Diduga Gantung Diri

Written By Angga Praditya on Rabu, 07 Februari 2018 | 13.45.00

JATISARI,RAKA - Warga Perumahan Bumi Cikampek Baru geger akibat adanya seorang pria yang diduga meninggal dunia karena gantung diri. Pria dengan nama lengkap Nana Supena (53) itu merupakan warga Kampung Cibetang RT 03/07,  Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung yang berprofesi sebagai kuli bangunan.
Nana nekat menghabisi nyawanya sendiri dengan gantung diri di tempatnya bekerja yaitu di Perumahan Cikampek Baru, Kecamatan Jatisari RT 13/07 Blok K 1 No 33, Selasa (6/2) pagi.
Teman kerja korban Muslih (62) mengatakan, korban ditemukan sudah gantung diri pakai kabel putih dekat tangga di dalam Klinik milik dr.Alfian Z, di Perumahan Cikampek Baru Balonggandu Jatisari yang sedang dilakukan  perbaikan untuk diperbarui. "Sekitar pukul 05:00 pagi, setelah subuh. Korban terlihat sudah tergantung. Saya bekerja berdua dengan korban sedang renovasi bangunan Klinik dr.Alfian.Z," beber Muslih kepada Radar Karawang, di lokasi kejadian.
Ia menceritakan, sebelumnya memang korban sering mengeluh karena sakit-sakitan. Akan tetapi, saat ditanyakan penyakit apa yang dideritanya korban tidak pernah terbuka dengan kondisi badannya. Namun, tidak disangka korban nekad melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri dengan seutas kabel yang dililitkan ke tiang atap. "Saya tidak menyangka korban akan meninggal dengan cara tragis, tidak pernah ada curiga atau apa dari gelagatnya tiba-tiba saya bangun dia sudah tergantung dekat tangga di dalam Klinik," paparnya.
Bahkan menurutnya, korban tidak pernah punya masalah yang besar selama ini. Sebab setiap hari korban bekerja dengan baik sebagai kernet bagunan. "Korban itu sebagai kernet bangunan. Saya sebagai tukang. Ia itu satu kampung di Cicakengka Bandung. Bahkan satu RT," katanya.
Masih dikatakannya, baru sekitar dua minggu bekerja. Sebelum kejadian sempat ngobrol dengan korban. Oleh karenanya dia sendiri merasa bingung kenapa harus terjadi peristiwa yang mengenaskan terhadap korban. karena sepengetahuannya korban tidak punya masalah berat bahkan tidak ada masalah dengan tetangga di lingkungan bekerja. "Sepengetahuan saya tidak punya masalah berat termasuk dengan tetangga. Setelah selesai bekerja paling keluar hanya keperluan makan saja. Setelah itu balik ke Klinik dan langsung istirahat," ujarnya.
Dilokasi yang sama  Ketua RW 07 Darto Iskandar membenarkan, korban gantung diri merupakan salah seorang pekerja pembangunan renovasi Klinik yang ada dilingkungannya. "Yang bekerja di Klinik dr.Alfian itu dua orang yakni korban bernama Nana Supena dan Muslih. Mereka sedang merenovasi bangunan Klinik. Makanya, saya kaget adanya peristiwa gantung diri. Saya tahu dari para tetangga," katanya.
Sementara itu, Brigadir Jamaludin, anggota Polsek Jatisari yang berada di lokasi gantung diri, menambahkan, belum diketahui motif korban melakukan gantung diri. Akan tetapi, guna keperluan otopsi Pihak Polsek Jatisari bersama Tim Inapis Polres Karawang yang langsung menangani korban untuk dibawa ke rumah sakit, untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Kita akan minta keterangan dari rekan korban yakni saudara Muslih sebagai saksi. Karena hanya ada dua orang yang berada di dalam bangunan klinik yang bekerja merenovasi bangunan," pungkasnya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template