Mabuk Arak Lalu Tenggelam - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Mabuk Arak Lalu Tenggelam

Mabuk Arak Lalu Tenggelam

Written By Angga Praditya on Kamis, 01 Februari 2018 | 11.00.00

Jenazah Asep Ngambang di Waduk Jatiluhur 

PURWAKARTA,RAKA- Warga Kampung Cibinong, Desa Cibinong, Kecamatan Jatiluhur, di gegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria telanjang dada mengambang di bawah rakit di sisi waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Rabu (31/1). Korban diketahui bernama Asep Hermawan (25), warga Kampung Cibinong, RT 11, RW 03, Desa Cibinong Kecamatan Jatiluhur. Korban ditemukan dengan kondisi tubuhnya sudah membusuk disekitar rakit untuk penyeberangan di pinggir waduk kawasan ubrug tanggul Usman.
Kapolsek Jatiluhur Purwakarta AKP Deni Hamari mengatakan, penemuan jenazah korban berawal ketika seorang pencari kerang tengah berada di tempat kejadian, lalu dikagetkan dengan adanya sesosok mayat yang timbul diatas air, setelah beramai ramai dilihat, ternyata korban adalah Asep yang sehari-hari sebagai buruh angkut di pelelangan ikan. "Sementara ini, belum bisa disimpulkan apapun tentang keadaan korban, masih diselidiki, menunggu identifikasi dari Polres Purwakarta," kata Deni saat ditemui di TKP, Desa Cibinong, Jatiluhur, Purwakarta.
AKP Deni menerangkan, menurut keterangan saksi, korban sebelumnya diketahui warga sekitar pada Senin (29/1) malam sempat minum-minuman keras bersama teman-temannya di sekitar TKP. Mayat Asep terlihat telah membiru, diduga telah dua hari mengapung di atas air. "Keterangan dari saksi yang ketemu sama korban, waktu itu dia membuka baju malam-malam lalu menggantungkan bajunya di pohon, dan baru ketahuan sekarang, sudah terapung disekitar tanggul usman Kampung Cibinong RT10/03 Desa Cibinong,'' tuturnya.
Dugaan sementara, kata Deni, korban meninggal itu lantaran telah menenggak arak dengan jumlah cukup banyak, sehingga badan korban merasa panas akibat pengaruh arak kemudian menceburkan diri untuk mendinginkan badannya, namun karena kesadaranya dalam pengaruh arak sehingga korban tenggelam. "Tidak ada tanda-tanda kekekerasan dalam tubuh korban, namun untuk mastikan kematianya jenazah korban dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta guna dilakukan Visum,'' pungkasnya. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template