Linmas Dibayar Rp 4 Juta Setahun - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Linmas Dibayar Rp 4 Juta Setahun

Linmas Dibayar Rp 4 Juta Setahun

Written By Admin Raka on Selasa, 27 Februari 2018 | 16.00.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Walaupun setiap tahun anggota linmas mendapat kenaikan gaji namun persentasenya teramat kecil. Bahkan, jika dihitung per tahun Pemkab hanya mampu membayarnya total dikisaran Rp 4 jutaan, baik dari ADD, Dana Bagi Hasil (DBH) maupun Markas Komando Satpol PP.
Linmas asal Desa Muara, Kecamatan Cilamaya Wetan, Rita, ketika disinggung perihal itu, hanya mengatakan, dia  tetap semangat bekerja untuk melindungi masyarakat desa, baik soal keamanan, ronda malam maupun kesigapan saat bencana alam. Pekerjaannya bukan saja di siang hari, tetapi tak jarang sering melaksanakan perintah kepala desa dan permintaan masyarakat di malam hari.
Namun, pekerjaannya memang belum sebanding dengan honor yang ia terima setiap bulannya dari Pemkab. Meski begitu ia tetap bersyukur jika ada pihak-pihak yang selalu mengupayakan kenaikan honor linmas. "Kita kerja kadang siang, bahkan sampai malam hari juga sering. Dan itu kita anggap sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat," katanya.
Linmas Desa Muara lainnya, Karsim Kurniawan juga mengatakan hal sama, honor yang ia terima dari Mako Pol PP tahun ini besarannya Rp 250 ribu per dua bulan, itu disyukuri karena sebelumnya kurang dari itu. Selain dari Mako Pol PP, ada juga honor dari Dana Bagi Hasil (DBH), di desanya ia dapati Rp 1,5 juta per tahun, karena memang dana ini cair setahun sekali.
Sementara dari ADD, lanjut Karsim, sudah hampir 6 tahun terakhir ini tak pernah mengalami kenaikan. Sebab, sebut Karsim dari dulu sampai saat ini, dirinya hanya menerima Rp 50 ribu per bulan, cairnyapun setiap 6 bulan sekali. Padahal harapannya, jika ada DBH dan Mako Pol PP sudah naik nominalnya, sumber honor dari ADD juga bisa naik, sekurang-kurangnya Rp 100 ribu per bulan, sebab kebutuhan hidup saat ini sudah serba mahal.
Apalagi honor bagian dari iuran Rutin Desa (IRTD), baginya tidak jelas, karena selama ini yang didapatnya sumber anggaran itu dari tiga tadi, yaitu DBH, ADD dan Mako Pol PP. "Kalau IRTD tidak kebagian, minimal dari ADD saja dinaikanlah sama Pemkab paling tidak jadi Rp 100 ribu per bulan," pintanya.
Sementara Ketua Ikatan Kepala Desa (IKD) Kecanatan Cilamaya Wetan H. Udin Abdul Gani mengatakan, honor Linmas semua desa akan selalu sama, baik yang bersumber dari DBH, ADD maupun Mako Pol PP, hanya saja pendistribusiannya hanya disanggupi Pemkab untuk 10 orang anggota linmas di masing-masing desa, karena tidak jarang disetiap desa anggota Linmasnya berbeda jumlahnya lebih dari 10 orang. Maka untuk mensiasatinya diserahkan kembali pada kebijakan para kepala desa. Hal ini yang membuat anggaran yang diberikannya jatuh ketangan linmas itu berbeda-beda. "Pada dasarnya sih sama, hanya yang dikasih sama Pemda jumlahnya 10 orang, selebihnya jadi kebijakan kades masing-masing," katanya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template