Larangan Valentine Day Kurangi Aksi Mesum - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Larangan Valentine Day Kurangi Aksi Mesum

Larangan Valentine Day Kurangi Aksi Mesum

Written By Angga Praditya on Rabu, 14 Februari 2018 | 15.00.00

KARAWANG, RAKA - Kendati belum ada pernyataan resmi dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Karawang, namun surat larangan merayakan Valentine Day Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk pelajar di Jawa Barat, cukup menjadi alasan sekolah-sekolah di kabupaten ini untuk melarang siswanya merayakan momentum dikenal sebagai hari kasih sayang tersebut.
Selain Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota, surat larangan merayakan valentine day itu juga ditujukan kepada Kepala BP3 Wilayah I-VII Disdik Jabar dan juga para Kepala SMA dan SMK se Jawa Barat. Larangan itu sendiri sebagai komitmen Pemerintah Jawa Barat membangun karakter peserta didik yang beraklak baik. Disamping menjaga peserta didik agar terhindar dari kegiatan yang melanggar norma agama, sosial dan budaya.
Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karawang H. Zaenal Arifin A.R, terkait itu, Selasa (13/2) sependapat valentine day tidak boleh dirayakan. Bahkan, tegas dia menambahkan valentine day diharamkan oleh islam. "Melihat kenyataan bahwa Valentine day banyak diisi dengan hal negatif, maka kita para ulama se Kabupaten Karawang sepakat peringatan valentine day dilarang dan diharamkan oleh islam," tandasnya.
Ditambahkannya, valentine day yang disebut sebagai Hari Kasih Sayang yang diperingati setiap tanggal 14 Februari itu selalu diisi dengan kemaksiatan, kejahatan dan kemungkaran. Karena itu, terang Zaenal, MUI Karawang telah memberikan edaran kepada masyarakat Karawang untuk tidak merayakan valentine day. "Sejarah valentine day itu, berasal dari Upacara ritual agama Romawi Kuno. Kemudian acara itu dimaksukkan dalam acara agama Nasrani oleh Paus Gelasius I. Sejak itu secara resmi Agama Nasrani memiliki hari raya baru bernama valentine day," ucap Zenal.
Momentum lain yang juga mewarnai valentin day adalah peristiwa wafatnya st. Valentin yang meninggal 14 Februari. "Valentine day juga untuk menghormati St Valentine yang kebetulan meninggal dunia pada tanggal 14 Februari," ucap Zenal seraya menambahkan dalam Islam konsep kasih sayang sangat jelas. Manusia harus saling menyayangi dan saling mengahargai serta saling mencintai.
Karena hal itu, lanjut Zenal, jangankan kepada sesama manusia, misalnya suami ke istrinya atau antara keluarga, bahkan kepada hewan saja dan lingkungan hal itu harus dilakukan karena sesuai yang diperintahkan Allah untuk menyayangi. "Tapi jika hari velentine diisi dengan kegiatan-kegiatan positif konstruktif misalnya kegitan sosial kemanusian dan semacamnya maka acara tersebut baik dan diperbolehkan serta dianjurkan," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template