Lampu PJU Banyak yang Pecah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Lampu PJU Banyak yang Pecah

Lampu PJU Banyak yang Pecah

Written By Admin Raka on Kamis, 22 Februari 2018 | 17.30.00

TELUKJAMBE BARAT - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) kembali diingatkan supaya peka terhadap kebutuhan penerangan jalan umum (PJU), termasuk di ruas Jalan Badami Loji, perlintasan Kecamatan Telukjambe Barat. Karena kondisi jalan yang gelap warga selalu cemas jadi korban begal dan kecelakaan saat melintasi bagian jalan itu.
"Saya selalu waswas setiap lewat jalan itu. Bukan cuma takut dibegal tetapi pandangan pun jadi terbatas saking gelapnya. Takut aja ditabrak dari belakang," ucap Untung (33) warga Kampung Jati, Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Rabu (21/2).
Diakui Untung karena gelapnya kondisi jalan warga jadi enggan melintasi jalan itu jika malam hari dan memilih menunda urusan besoknya. Untung sendiri merasa heran kalau sampai saat ini bagian jalan di perlintasan Desa Margakaya itu tidak tersentuh penerangan jalan. Padahal jalur itu merupakan perlintasan vital yang menghubungkan wilayah selatan dengan bagian dalam kota Karawang.
Untuk itu tokoh masyarakat Kampung Jati ini berharap agar ruas jalan gelap rawan begal dan kecelakaan di perlintasan Desa Margakaya itu segera diberi penerangan jalan. "Kami meminta Dinas PRKP supaya  PJU yang mati segera dihidupkan. Banyak PJU mati disini dan itu sudah lama. Tetapi sampai saat ini belum ada perbaikan," ucap Untung.
Dia juga berharap bisa seperti warga di daerah lain bisa melintasi jalan didaerah tanpa rasa takut. Dan itu hanya sebagian kecil keinginan sebab yang paling lagi adalah karena ruas jalan itu merupakan lintasan padat yang dilalui ribuan kendaraan setiap harinya, bahkan malam hari. "Intensitas kendaraan baik motor maupun mobil yang lewat Desa Margakaya ini sangat tinggi. Bukan cuma warga Telukjambe Barat saja tetapi akses inipun penting bagi warga Pangkalan, Tegalwaru dan Karawang Kota," ucap Untung lagi.
Disinggung soal kecelakaan, Untung malah mengatakan sering terjadi. Bahkan Rabu (21/1) subuh seorang pelajar yang mengendarai motor ikut menjadi korban. "Baru tadi pagi, ada anak sekolah yang mau Praktek Kerja Lapangan (PKL) di kawasan Industri Karawang, mengalami kecelakaan karena dari arah lawan tidak terlihat jelas ada kendaraan. Beruntung korban tidak meninggal, " tegasnya.
Hal sama juga diutarakan Onin (49) warga Desa Margakaya. Dia membeberkan bahwa jalan utama Badami-Loji, persis pinggir kali itu hanya dua titik saja lampu penerangan jalan yang hidup selebihnya mati. Padahal puluhan jumlah kalau mau dihitung. "Selain minim Penerangan jalan umum juga minim perawatan karena ada pula lampu PJU yang bohlam nya rusak. Jenis kerusakan rata-rata karena bukannya pecah. Seperti yang ada di pertigaan menuju ke arah pintu tol Karawang Barat  lampunya juga mati dan pecah," tandas nya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template