Konser Musik Media Kampanye Cegah HIV/AIDS - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Konser Musik Media Kampanye Cegah HIV/AIDS

Konser Musik Media Kampanye Cegah HIV/AIDS

Written By Admin Raka on Selasa, 27 Februari 2018 | 11.30.00

PURWAKARTA,RAKA - Bertempat di aula Desa Plered Kabupaten Purwakarta, AIDS Healthcare Foundation (AHF) Indonesia, menggelar kampanye pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS melalui pertunjukkan musik punk.
Melalui kerja sama dengan band hardcore punk asal Bandung, Jeruji, kampanye akan menyasar komunitas remaja penggemar music hardcore punk yang dinilai sebagai salah satu kalangan berisiko tertular HIV/AIDS. Kegiatan yang bertepatan dengan International Condom Day 2018 ini mengambil tema 'Always in Fashion'. Jeruji akan menjadi band utama dalam acara yang berlangsung di GOR Desa Plered Purwakarta itu.
Riki Febrian, Country Program Manager AHF Indonesia mengatakan, pelibatan band hardcore punk seperti Jeruji dalam mencegah HIV/AIDS, bertujuan untuk menyebarkan informasi mengenai HIV/AIDS secara lebih luas kepada komunitas serta mengajak mereka melakukan tes secara bersamaan. "Selain menikmati suguhan musik dari berbagai band hardcore punk ini, komunitas penggemar music ini juga akan diberikan informasi pentingnya upaya mencegah Infeksi Menular Seksual (IMS) dan HIV/AIDS," ujar Riki, Senin (26/2).
Selain itu, lanjut dia, Jeruji dikenal juga sebagai band hardcore punk yang mengedepankan idealisme serta melawan segala bentuk penindasan. Hal ini tentu menjadi momen yang sangat tepat dalam mendukung terhadap rancangan KUHP seperti aksi yang disuarakan oleh aliansi masyarakat sipil pada tanggal 12 Februari 2018 di depan gedung DPR/MPR RI. "Sejumlah ajakan menjaga kesehatan seksual dan penggunaan kondom yang tepat sasaran dilakukan mengingat tingginya temuan kasus HIV/AIDS, akibat hubungan seksual berisiko, seperti pada praktik prostitusi atau berganti-ganti pasangan. Fasilitas untuk tes HIV juga disediakan di sekitar lokasi konser oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta khusus bagi para penonton yang ingin memeriksakan dirinya," ujarnya.
Sementara itu, Terri Ford, AHF Chief of Global Policy, Advocacy dan Marketing, mengatakan, saat ini ketersediaan kondom dalam bidang kesehatan masyarakat, terancam  secara global akibat pemerintah dan badan-badan internasional yang mengurangi pendanaannya. "Hal ini kemungkinan besar akan menyebabkan lebih banyak infeksi di seluruh dunia. Namun demikian, patut disyukuri, Hari Kondom Internasional menjadi sarana untuk menyegarkan kembali pesan bahwa kondom adalah cara yang menyenangkan dan modis dalam melindungi diri sendiri dan pasangannya. Selain itu, penting juga untuk memperkuat prinsip, bahwa kondom harus tersedia secara gratis, untuk siapa saja yang membutuhkannya," ungkapnya.
Seperti diketahui, tambah dia, data Kementerian Kesehatan RI 2017 menyebutkan, sejak pertama kali dilaporkan tahun 1987 hingga Maret 2017, jumlah kumulatif infeksi HIV di Indonesia mencapai 242.699 kasus dan jumlah AIDS mencapai 87.453 kasus. Hubungan seksual berisiko secara heteroseksual menjadi faktor tertinggi penularan kasus HIV/AIDS, hingga mencapai 68 %. Hingga kini, secara medis belum ada cara yang ampuh untuk mencegah penularan IMS dan HIV kecuali dengan tidak melakukan hubungan seks berisiko dan tidak menggunakan narkoba yang disuntikkan. "Menggunakan kondom bagi mereka yang memiiki kebiasaan berganti-ganti pasangan dalam berhubungan seks merupakan salah satu cara pencegahan yang dapat dilakukan. Konser band harcore punk Jeruji di GOR Desa Plered Purwakarta ini, merupakan konser kedua setelah konnser di Rossi Jakarta tanggal 14 Februari. Acara selanjutnya akan berlangsung di di Pangandaran (10 Maret)," paparnya. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template