Kertabumi Belum Terbebas dari Macet - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kertabumi Belum Terbebas dari Macet

Kertabumi Belum Terbebas dari Macet

Written By Admin Raka on Jumat, 16 Februari 2018 | 15.15.00

KARAWANG, RAKA - Kendati sistem satu jalur sudah diberlakukan namun ruas Jalan Kertabumi masih tetap belum terbebas dari macet. Hal itu dipicu kondisi jalan yang sempit dan areal parkir yang menggunakan bahu jalan, sehingga mengakibatkan penyempitan badan jalan.
"Banyak yang memarkirkan kendaraan di bahu jalan makanya jalan jadi macet. Ditambah lagi banyak juga yang melawan arus karena Masjid Agung tengah di perbaiki, dan mereka yang pulang ke arah Babaton menuju RSUD Karawang, memilih berlawanan arah karena lebih singkat," kata Martius (37) pengendara motor yang berhenti di pinggir jalan itu karena macet kepada Radar Karawang, Rabu (14/2).
Menurut dia, Jalan Kertabumi memang sempit belum ada perubahan jalan sehingga aktivitas toko dan Pasar Karawang pintu barat gunakan bahu jalan untuk aktivitas sehari - hari mereka. Akan tetapi, diakuinya pengguna jalan lain menjadi tersumbat karena aktivitas tersebut.
Hal senada dikatakan, Erik (30) warga lainnya yang menyayangkan kebutuhan parkir sampai saat ini di lingkungan jalan itu belum ada penyelesaian karena sempitnya jalan utama tersebut. Dirinya berharap adanya regulasi parkir yang jelas agar pengaturannya jauh lebih aman dan aktivitas warga berkenaan dengan perekonomian berjalan lancar.
"Ritual macet ini terjadi setiap hari, dari pagi sampai sore hari. Hal yang kita sayangkan pengaturannya itu tidak bisa serta merta karena keterbatasan fasilitas umum jalan yang ada terlalu sempit. Jadi pengaturan cukup sulit sekali padahal aktivitas perekonomian di sepanjang jalan itu sangat aktif, makanya penting dipikirkan oleh pemerintah agar tidak menimbulkan persoalan baru," harapnya.
Akan tetapi berbeda dengan Unang (27) Pedagang Kaki Lima di pinggir Jalan Kertabumi. Dia mengatakan jalan yang ramai malah memberi keuntungan buatnya. Dirinya pun tidak menampik jika kemacetan menjadi persoalan lalulintas yang mesti dibereskan. "Mau dilebarin atau tidak jalan tidak masalah. Saya hanya pedagang yang mengais rezeki dari pembeli," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template