Kepala Desa Diminta Bentuk Relawan Anti Narkoba - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kepala Desa Diminta Bentuk Relawan Anti Narkoba

Kepala Desa Diminta Bentuk Relawan Anti Narkoba

Written By Admin Raka on Senin, 05 Februari 2018 | 15.00.00

KARAWANG, RAKA - Lurah dan kepala desa disarankan agar membentuk kader-kader anti narkoba di wilayah masing-masing. Kader-kader itu nantinya langsung dilatih Badan
Narkotika Nasional Karawang (BNNK) untuk dipersiapkan sebagai sukarelawan. 
"Peredaran narkoba di Karawang sekarang sudah semakin mengkhawatirkan. Untuk memberantasnya diperlukan kerjasama pihak semua elemen, baik ditingkat masyarakat maupun pemerintah desa dan kelurahan. Diharapkan dari struktur pemerintah terkecil ini nanti akan ada relawan-relawan tangguh yang bisa menjadi benteng-benteng masyarakat terhadap ancaman narkoba di wilayah masing-masing," tandas Kepala BNNK Karawang AKBP M.Julian kepada Radar Karawang, akhir pekan (3/2) kemarin.
BNNK, terang Julian akan terus meningkatkan pelatihan bagi relawan anti narkoba diseluruh Kabupaten Karawang. Program relawan anti narkoba ini, sebut Julian sudah berjalan di wilayah Kecamatan Pakisjaya. "Sekarang ini sudah ada sekitar 300 orang relawan anti narkoba di wilayah Kecamatan Pakisjaya. Pusat aktifitas relawan pemberantas narkoba ini berada di Desa Solokan, dan itu bisa menjadi pencontohan bagi daerah-daerah lain untuk melakukan hal yang sama," tandas Julian.
Masih dikatakan Julian, keberadaan relawan pemberantas narkoba ini bekerja secara sinergis dengan pemerintah daerah Karawang dan pihak kepolisian serta instansi terkait lain. "Kita harus sama-sama untuk memberantas narkoba di Karawang. Kami akan fasilitasi dengan poster tentang jenis narkotika yang banyak beredar di kalangan pelajar tahun ini, juga poster-poster himbauan bahaya narkoba," paparnya.
Poster-poster tersebut, terang Julian sudah ada dan tinggal disebar luaskan. Diharapkannya, peran guru dan masyarakat sebagai pengawas bisa aktif di bidang lingkungan masing-masing. "Semuanya mendukung, baik bupati, DPRD serta lapisan masyarakat dan terutama peran media terutama sekali sebagai mitra kerja pemerintah dan masyarakat," terang Julian. 
Saat disinggung soal Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang belum melakukan tes Urin beberapa waktu lalu, Julian menyampaikan jika hasil tes ASN pada tes bersama yang bersngkutan itu sakit dan tugas keluar, jadi atas rekomendasi BKPSDM dilakukan tes susulan. "Tidak ada yang psoitif narkoba, kalau ada yang positif itu yang lalu sedang mengkonsumsi obat dari dokter dan tesnya ada tujuh orang," paparnya.
Sementara itu, mantan Kabid Kesejahteraan Disiplin dan Kepangkatan ASN Abas Sudrajat menyampaikan, jika dengan adanya ASN yang telah mendapatkan hasil positif, maka atas perintah bupati harus kembali lagi dilakukan tes ulang. "Jika memang bersih silahkan tes lagi, jika memang bukan obat atau hasilnya tetap positif karena narkoba, maka akan dilakukan pemecatan," papar Singkat Abas. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template