Kembalikan Dana Peningkatan Mutu Manajemen Sekolah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kembalikan Dana Peningkatan Mutu Manajemen Sekolah

Kembalikan Dana Peningkatan Mutu Manajemen Sekolah

Written By Admin Raka on Selasa, 27 Februari 2018 | 17.15.00

CIAMPEL, RAKA - Berada di tengah lumbung padi dan indutri ternyata bukan jaminan warganya bisa hidup sejahtera. Tengok saja kehidupan dunia pendidikan di Desa Mulyasejati tepatnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tarbiayatul Ulum, meski sudah berumur sembilan tahun SMK di Ciampel itu hanya memiliki 3 ruangan kelas belajar.
Kepala SMK Tarbiayatul Ulum, Asep Maska mengaku prihatin dengan dunia pendidkan di Kabupaten Karawang, terlebis setelah dihapusnya dana Peningkatan Mutu Manajemen Sekolah (PMMS) unttuk SMK/SMA yang ada di Kabupaten Karawang karena pengelolaan SMK/SMA beralih ke provinsi. "Sekarang kita hanya mengandalkan bantuan dari provinsi saja sebesar RP 700 ribu setahun," tuturnya.
Bayangkan saja kata dia, dari jumlah keseluruhan siswa sebanyak 86 siswa dan guru 15 orang, hanya mengandalkan kegiatan sekolah dari anggaran dana provinsi yang turun setiap satu tahun sekali. Belum lagi menjelag pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) nanti. Meski jumlah peserta ujian tahun ini sebanyak 13 siswa fasilitas di sekolah juga masih belum memadai. "Masih banyak kekurangan, komputer aja kita baru punya 7 unit (laptop) dan server satu," terangnya.
Dia berharap pemerintah daerah kembali menurunkan dana PMMS bagi SMK/SMA di Kabupaten Karawang. Sebab, meski pengelalaan sudah beralih ke provinsi tetap saja anak-anak Karawang yang sekolah di Karawang. Jika pemerintah sendiri sudah tidak peduli terhadap pendidikan mau jadi apa penerus anak bangsa nanti. "Saya berharap banget sama pemerintah daerah agar bisa turunkan kembali dana PMMS yang sudah hilang," ungkapnya.
Salah satu perwakilan siswa, Intan Nopianti yang akan mengikuti pelaksanaan UNBK nanti, berharap ada bantuan dari pemerintah khusunya dunia pendidikan di wilayah Ciampel. Karena selain minimnya sekolah di Ciampel juga membuat sejumlah calon siswa sulit untuk bisa melanjutkan jenjang pendidikannya. "Satu-satunya SMK di Ciampel, tidak ada sekolah negeri disini, semoga pemerintah bisa tahu kondisi disini," pesannya.
Sementara Ketua MKKS SMK Kabupaten Karawang, Cahya menyampaikan, dengan dihapuskannya Dana Peningkatan Mangemen Mutu Sekolah (PMMS) oleh Pemerintah Daerah (Pemda) membuat semua sekolah khususnya tingkat SMA/SMK mengalami kesulitan. Sebab, jika dihitung dari dana bantuan Biaya Operasional Sekolah (BOS) yang turun setiap tahunnya ke siswa sebesar Rp1.400.000 dari pusat dan uang sebesar Rp 700.000 dari provinsi tersebut tidak akan cukup. Karena, menurutnya hasil dari perhitungan statistik dinas pendidikan sendiri kebutuhan siswa mencapai Rp.5.000.000 pertahunnya. "Yang jelas dana PMMS di tahun 2017 dihapus, mungkin karena pengelolaan sudah ke provinsi, sampai sekarang tidak jelas meski kabarnya mau diadakan lagi," akunya. (yna)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template