Kakek Juhana Meninggal di Tengah Hutan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kakek Juhana Meninggal di Tengah Hutan

Kakek Juhana Meninggal di Tengah Hutan

Written By Admin Raka on Kamis, 22 Februari 2018 | 16.15.00

CIAMPEL, RAKA - Sejak hari Sabtu (17/2) lalu seorang kakek bernama Sarnim Juhana (72) warga Dusun Regog RT 06/03, Desa Kutanegara Kecamatan Ciampel hilang di hutan perkebunan PT Pindodelli. Warga pun sibuk mencari sangkakek di tengah hutan, akhirnya pencarian warga membuahkan hasil pada Rabu (21/2) kemarin, namun sang kakek sudah kaku tidak bernyawa.
Sebelumnya, pihak keluarga puin telah menyampaikan kehilangan sosok kakakek dengan membuat laporan kepada pihak kepolisian stempat. Sejak saat itu dan para petugas serta warga yang berada di lingkunganpun ikut bersama mencari kakek Juhana.
Menurut keterangan Kapolsek Ciampel, AKP Ricky Adipratama menjelaskan, dengan melalui pencarian beberapa hari di hutan akhirnya kakek Juhana berhasil ditemukan meski sudah tidak dalam keadaan hidup. Diduga korban mengalami kecapen dan terjatuh sehingga menyebabkan kematian. "Posisi korgban saat ditemukan terlentang dan sudah membusuk," terangnya.
Pertamkali korban ditemukan oleh Udin (47), warga Dusun Gempol RT 04/02, Desa Kutanegara saat melakukan pencarian bersama petugas lainnya, korbanpun berhasil ditemukan saat saksi mengendus aroma yang tidak sedap dan bau busuk. Sontak kaget saat ditemukan sumber aroma tersebut nampak terlihat korban sudah meninggal dengan terlentang. "Untungnya jasad korban bisa ditemukan dalam kondisi utuh, tidak ada luka yang serius, diduga korban jatuh dan kelelahan nyasar di dalam hutan," akunya.
Saat ini, upaya yang dilakukan oleh pihak kepolisian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Karawang mendata saksi-saksi dan membawa korban ke RSUD untuk dilakukan otopsi. "Sementara hanya itu yang bisa kami sampaikan, untuk lebih lanjut kami akan melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara penemuan dan megumpulkan saksi," tuturnya.
Dia juga berpesan kepada pihak keluarga korban untuk lebih tabah dan bersabar, meskipun sudah ditemukan dalam kondisi meninggal, tapi setidaknya jasad korban masih bisa ditemukan. "Semoga ini bisa jadi pelajaran buat kita semua, agar bisa lebih memperhatikan orang yang ada di sekeliling kita terutama keluarga kita," pungkasnya. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template