KAI Pastikan Tutup Lintasan KA Liar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » KAI Pastikan Tutup Lintasan KA Liar

KAI Pastikan Tutup Lintasan KA Liar

Written By Angga Praditya on Sabtu, 03 Februari 2018 | 15.00.00

KARAWANG, RAKA - Setelah sempat diinformasikan menolak rencana penutupan sejumlah jalur perlintasan kereta api ilegal dengan alasan demi kepentingan warga Karawang, Dinas Perhubungan (Dishub) akhirnya tidak berkutik. Jumat (2/2) sumber di dinas itu dengan tegas menyatakan akan menutup puluhan perlintasan liar di wilayahnya.
Sebelumnya PT Kereta Api Indonesia (KAI) pernah menyarankan untuk menutup perlintasan-perlintasan kereta api liar. Namun karena dianggap akan mengganggu aktifitas perekonomian masyarakat, Dishub menolak rencana tersebut. "Ada 22 jalur perlintasan kereta api yang akan di tutup kedepannya," tandas Sekretaris Dinas Perhubungan Nunu Nugraha.
Dikatakan Nunu, sebelumnya atas permintaan PT KAI yang mewacanakan penutupan jalan rel kereta api yang dibuat masyarakat ternyata berimbas dengan kejadian-kejadian yang merugikan mastarakat sendiri. Fakta ini menjadi alasan untuk kembali menerima tawaran KAI. "Dishub bukan menolak, mungkin atas permintaan masyarakat tentang jalan setapak, karena jalan tersebut lebih dekat lewat pemukiman mereka. Rel yang tidak ada penjagaanya mungkin kedepan akan di tutup," ujarnya.
Dilanjutkan Nunu, minggu kemarin sudah ada informasi dari kementerian perhubungan Dirjen perkeretaapian. Rencananya ada dua lintasan yang tidak resmi atau lintasan yang tidak dijaga akan ditutup PJKA dan Dishub menyiapkan rambu-rambunya. "Ada 20 lintasan KA perbatasan bekasi dan subang. Rencananya elevated dan underpass yang akan dibangun menghindari lintasan sebidang KA," kata Nunu, sedang dua lagi merupakan jalur perlintasan sebidang.
Masih dikatakan Nunu, terkait rencana kereta api super cepat Jakarta-Surabaya dari jepang tetapi kalau Jakarta-Bandung KA cepat yang proyeknya dari China. "Yang masih dikerjakan proyeknya. Sementara untuk terminal peti kemas expor impor, terang Nunu saat ini sudah dibangun di daerah Klari bahkan sudah diresmikan. "Di Klari sudah diresmikan terminal peti kemas ekspor impor," ucap Nunu. 
Ditambahkan Nubu rencana tidak lanjut jalur kreta api lama terminal Kereta api jaman jepang di Karawang akan direvitalisasi untuk wilayah di sebelas muara desa di Karawang. Melalui perkembangan dunia perkeretaapian ini diharapkan kedepannya moda transportasi kereta api ini bisa menjadi kebanggaan warga karawang. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template