Jalan Poros Desa Banyuasih Jelek - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Poros Desa Banyuasih Jelek

Jalan Poros Desa Banyuasih Jelek

Written By Admin Raka on Selasa, 20 Februari 2018 | 15.15.00

Sudah Diajukan, Belum Dapat Tanggapan

BANYUSARI,RAKA- Kondisi jalan poros Desa Banyuasih, Kecamatan Banyusari dikeluhkan warga.  Pasalnya sudah sekitar empat tahun lalu kondisinya sudah rusak. Namun sampai saat ini belum tersentuh perbaikan.
Pantauan Radar Karawang di lapangan, jalan tersebut selain aspalnya mengelupas, hampir seluruh akses jalan berlubang dengan kedalamaan 10 senti meter sampai 15 senti meter. Kondisi tersebut sangat berpengaruh terhadap roda perekonomian masyarakat yang tidak bisa berjalan dengan baik.
Agus Pratopo (53), warga Kalenbuntu RT 06/03, Desa Banyuasih mengatakan, kondisi rusaknya jalan poros desa yang menghubungkan Desa Mekarasih dan Desa Cikalong  sepanjang 1 Km merupakan akses perekonomian masyarakat. Sebab, aktivitas warga yang hendak menggarap sawah melalui jalur itu. Karena  jalur poros desa itu merupakan satu-satunya yang bisa dilalui kendaraan motor ataupun mobil. "Mulai dari masuk arah jalan utama ruas jalan kabupaten  menuju Desa Banyuasih dan Mekarasih yang dipadati permukiman warga termasuk menuju kantor desa harus ekstra hati-hati saat melintas. Karena jalannya jelek. Apalagi disaat musim penghujan seperti ini tidak sedikit yang terperosok," terang Agus, Senin (19/2).
Begitupun disampaikan, Dullah menurutnya, jalan poros desa yang menghubungkan dua desa itu pernah dibangun dengan hotmix tahun 2013 lalu. Namun hingga saat ini belum pernah ada perbaikan lagi. Padahal akses jalan ini merupakan akses utama perekonomian masyarakat pedesaan. “Prihatin saat warga mau ke sawah  atau mau ke ladang bahkan yang bekerja harus ekstra hati-hati melalui jalan ini. Petani harus mengeluarkan biaya tambahan yang lumayan besar untuk transportasi,” ujarnya.
Dilokasi berbeda, Kepala Desa Banyuasih Mahfudin menyampaikan, mengaku kesulitan untuk bisa menuntaskan pembangunan jalan poros desa tersebut, karena kemampuan anggaran desa terbatas. Dia mengaku anggaran yang masuk ke desa hanya bisa membangun jalan lingkungan dan jalan setapak. "Untuk membangun jalan poros desa itu membutuhkan biaya yang besar bisa miliaran. Pihak desa juga bukan tidak mengeluh dan tidak berusaha untuk mencari solusi. Kami sudah mengajukan proposal pembangunan ke pihak pemerintah baik itu kabupaten maupun provinsi, namun saat ini belum ada jawaban," tuturnya.
Dia mengaku sudah mencoba melakukan kordinasi dengan pihak kecamatan dan pemerintah kabupaten, tapi belum ditanggapi serius. Maka dari itu dia berharap agar secepatnya keluhan warganya itu bisa terkabul. "Saya berharap pemerintah bisa membantu keluhan warga terkait jalan ini," tandasnya. (ian)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template