Jalan Layapan Dilebarkan Tahun Depan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Layapan Dilebarkan Tahun Depan

Jalan Layapan Dilebarkan Tahun Depan

Written By Mang Raka on Sabtu, 10 Februari 2018 | 14.30.00

TELAGASARI, RAKA - Jalan Layapan yang menghubungkan Kecamatan Telagasari - Tempuran, tersohor sebagai jalur merah. Selain rawan aksi tindakan kriminal di jalan dengan panjang sekitar 20 kilometer tersebut, juga sering memakan korban kecemplung ke irigasi itu. Namun, di tahun 2019 mendatang, jalanan yang dibangun sejak era H Ade Swara tersebut diwacanakan diperlebar.
Sekretaris Camat Telagasari Setia Purwadi mengatakan, jalanan layapan sudah banyak dipertanyakan di forum Musrenbang, baik dari Telagasari maupun dari Tempuran. Pasalnya, akses jalanan antar Kecamatan yang dikari pesawahan ribuan hektar tersebut, dianggap terlalu kecil, padahal jalur itu merupakan akses hidup. Karenanya, interupsi dan ajuan untuk pelebaran jalan tersebut, dimungkinkan baru akan terealisasi pada tahun 2019 mendatang. "Sekarang diajukan, insya Allah 2019 katanya sih diperlebar," katanya.
Ketua Ikatan Kepala Desa (IKD) Tempuran, Zaenal Romli mengatakan, ajuan di kecamatan lain dikiranya sudah mencukupi, tapi ia meminta prioritas jalan akses Tempuran - Telagasari harga mati bisa diperlebar sesegera mungkin. Pasalnya, akses ini adalah akses hidup, namun karena lebar jalan yang tak kurang dari 6 meter, setiap bulan selalu saja ada kendaraan roda dua yang terguling di kali Layapan.
Jangan sampai sebutnya, menunggu korban lebih banyak, tapi memberi masyarakat dua kecamatan ini solusi untuk pelebaran jalan yang sudah sangat penting. Padahal jalanan ini sudah banyak dikeluhkan, bahkan di ajukan maksimal. Untuk itu, tahun ini diharapkan menjadi tahun terakhir di ajukan, dan tidak boleh meleset melebihi tahun 2019 mendatang. Bahkan, sebut Kades Tempuran ini, kalau sampai ada anggaran prioritas ke yang lain, pihaknya rela mengalihkan untuk pelebaran jalam layapan tersebut, ini demi mencegah kecelakaan-kecelakaan susulan, " Kasihan lah, yang gak tahu medan kan kesulitan karena jalannya sempit, sering kecelakaan tunggal terjadi, nyemplung terus. Andaikan ada alih-alih infrastruktur di desa saya, siap saja di alihkan ke jalan layapan ini untuk diperlebar," ucapnya.
Kasie Pemeliharaan Perum Jasa Tirta (PJT) II Sektor Telagasari Kalimi saat di konfirmasi, bagi PJT lahan -lahan di pinggiran jalan layapan memang merupakan tanah pengairan. Jika di minta pelebaran jalan diatas tanah pengairan, tidak akan menjadi persoalan, asalkan jelas berita acaranya. Bahkan, mengisi pinggiran jalan coran yang curam, saat pengerukan kali layapan, lumpurnya sengaja di timpakan di pinggir jalan arah kiri dan kanan, itu dilakukan agar lahan bisa luas. Karenanya, ia berharap, kalau di Perlebar jalannya, bisa saja, karena sama-sama aset lahan milik pemerintah. "Bisa saja memanfaatkan lahan PJT, tidak bakalan jadi persoalan," pungkasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template