Jadi Daerah Wisata, Kades Khawatir Narkoba Masuk Sukamulya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jadi Daerah Wisata, Kades Khawatir Narkoba Masuk Sukamulya

Jadi Daerah Wisata, Kades Khawatir Narkoba Masuk Sukamulya

Written By Admin Raka on Rabu, 21 Februari 2018 | 13.30.00

PURWAKARTA,RAKA - Pemerintah Desa Sukamulya,Kecamatan Tegalwaru, bekejasama dengan Polres Purwakarta menggelar sosialisasi bahaya narkoba di aula kantor desa, baru-baru ini. Kegiatan tersebut digelar lantaran khawatir wilayah Sukamulya terindikasi jadi tempat transaksi narkoba. Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan, selain masyarakat harus mengetahui tentang bahaya narkoba juga wilayah tersebut sering dikunjungi turis asing dari mancanegara dengan adanya objek wisata Badega Gunung Parang dan hotel gantung.
Kepala Desa Sukamulya, Tresna Himawan mengatakan, saat ini Desa Sukamulya telah berubah menjadi salah satu tempat objek wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan. Setiap akhir pekan tidak sedikit turis asing mancanegara menghabiskan masa liburannya memanjat tebing dan menikmati keindahan alam dipuncak Badega Gunung Parang atau di hotel gantung. Untuk itu, pihaknya khawatir warganya terindikasi barang haram tersebut karena minimnya pengetahuan tentang narkoba. "Desa ini sudah berubah menjadi wilayah bertaraf internasional yang sering dikunjungi turis asing, untuk itu sosialisasi ini sangat penting agar warga mengetahui jenis narkoba dan bahayanya seperti apa," ungkap Kepala Desa Tresna Himawan, kepada Radar Karawang.
Ia menjelaskan, pihaknya bukan curiga terhadap para wisatawan yang datang, namun bukan tidak mungkin saat berkunjung mereka menggunakan barang haram itu dengan mengajak warga setempat. "Setelah diberikan pengertian oleh petugas kepolisian, diharapkan mereka menjaui dan jangan sekali-kali untuk mencobanya," ujar dia.
Sementara, Kasat Narkoba AKP Hery Nurcahyo. SH menegaskan, Polres Purwakarta betul-betul menutup ruang gerak peredaran narkoba di wilayah hukumnya melalui giat Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan,dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). "Semua yang hadir di sini harus benar-benar mengerti tentang bahaya narkoba bagi keberlangsungan hidup manusia, terlebih bagi para orang tua, dimana perannya harus benar-benar aktif mengawal pergaulan anak-anaknya, agar masa depannya tidak hancur," ungkapnya.
Selain itu, kata dia, penegakan hukum terhadap penyalahguna narkoba pun sangat tegas, jelas dan tidak pernah pandang bulu. "Sistem penegakan yang kami terapkan terhadap penyalahgunaan narkoba adalah sistem kaca mata kuda, dalam artian penegakan hukumnya tak melihat kira atau pun kanan, untuk itu mari kita sama-sama perangi narkoba," tegas dia.
Selain itu,  kasat juga menyampaikan pesan Kapolres AKBP Dedi Tabrani, agar masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan isu yang saat ini sedang berkembang. "Jika ada gejanggalan atau kedatangan orang yang tidak dikenal dengan gelagat mencurigakan segera laporkan, terlebih kapolres telah memerintahkan anggotanya untuk menginap di pondok pesantren untuk lebih memberikan jamunan keamanan pada seluruh tokoh agama," kata dia.
Diketahui, kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh puluhan masyarakat, perangkat desa setempat, ketua dan anggota LPM, karang taruna, tokoh agama dan ibu-ibu penggerak PKK desa setempat. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template