Got Depan Islamic Centre Banyak Beling - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Got Depan Islamic Centre Banyak Beling

Got Depan Islamic Centre Banyak Beling

Written By Angga Praditya on Rabu, 07 Februari 2018 | 14.45.00

KARAWANG, RAKA - Kalau biasanya hanya membersihkan eceng gondok dari irigasi, kemarin (6/2), para penjaga sungai ini membersihkan beling dari saluran air di sepanjang Jalan Bypass Ahmad Yani, persis di depan komplek Islamic Center Karawang.
Seperti diungkapkan Wahyu (45), membersihkan pecahan kaca baru ini dilakukannya. Biasanya dia dan teman-temannya membersihkan sampah dan kotoran yang ada di irigasi. Wahyu sendiri merasa heran dengan banyaknya pecahan kaca memenuhi got. Padahal saluran air itu berada di pinggir jalan. "Pecahan kacanya berupa beling piring. Heran saja, siapa yang buang beling piring di saluran air dipinggir jalan," ungkap Wahyu.
Kendati demikian Wahyu tidak menampik jika saluran air itu tetap harus dibersihkan karena sudah menjadi bagian tugasnya. Hanya saja, itu mesti dilakukan tanpa perlengkapan kerja yang aman. "Kita bersihkan beling itu dengan alat pengaman seadanya. Resiko kena beling atau benda tajam bisa saja. Makanya mesti hati-hati membersihkannya," ucap Wahyu yang mengaku sudah setahun bertugas sebagai walker.
Wahyu mengatakan, pekerjaan yang mereka lakukan memang di tempat jorok tetapi tempat-tempat itu memang harus dibersihkan karena berpotensi jadi penyebab banjir. Apalagi saat musim hujan seperti sekarang, kalau saluran airnya tidak dibersihkan aliran airnya tidak akan lancar dan berpotensi meluap ke atas. Hanya saja, Wahyu sempat menyesalkan hingga kini profesi yang mereka tekuni belum mendapat perhatian pemerintah.
Padahal yang mereka lakukan juga bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kalaupun ada yang membedakan dengan abdi masyarakat lainnya, profesi yang ditekuninya selalu begelimang kotoran, bukan di kantor. Kalau diberi sepatu bot saja untuk kerja sudah senang. Karena itu berarti profesi yang mereka tekuni juga mendapat perhatian.
"Kita mah akan selalu siaga, apalagi menghadapi musim hujan, karena kalau tidak dibersihkan pasti resikonya bakalan banjir," ujarnya.
Kata Wahyu, dengan banyaknya sampah domestik, yang seringkali di buang sembarangan itu menandakan jika masyarakat kota Karawang harus lebih sadar lagi akan kebersihan terutama  warga pengunjung yang selalu datang ke lapangan Karangpawitan untuk bisa bersama-sama menjaga lingkungan. "Bekas jajan sampah yang paling banyaknya," ungkapnya.
Sementara Waker lainnya, Ratim (40) menambahkan dirinya juga menemukan banyak beling di endapan sampah di dasar saluran air di depan Islamic Centre. "Bukan cuma pecahan botol tetapi juga piring. Kurang kerjaan aja buang beling botol dan piring di got," tandasnya.
Ratim berharap dengan dilakukannya perbersihan ini dari waker bisa menjadikan sadar jika dengan menjaga saja masyarakat sekitar atau pengunjung yang hadir ke sekitaran komplek Islamic Center bisa membantu pihaknya menjaga dan melestarikan lingkungan agar selalu bersih. "Sampahnya banyak kita buang menggunakan karung nanati di angkut pakai mobil, disini banyaknya organik, pecahan beling yang bahaya jorok benget buangnya malah di saluran," paparnya.
Lanjut Ratim, pihaknya berpesan bagi masyarakat sekitar agar terus meningkatkan kebersihan agar dipertengahan kota pangkalperjuangan ini bisa terus terjaga dari perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun oranglain. "Katanya kota Karawang harus bersih, maka jangan sampai ada lagi ada pecahan beling yang membahayakan petuigas justru di buang dengan semaunya," pungkasnya seraya menyebutkan jika saja kesadaran masyarakat dapat maksimal maka tidak akan terjadi jika petugas waker di sipon sungai kumejing bertugas 2 kali dalam seminggu.
Namun lanjut Ratim akibat banyaknya sampah yang dibuang, mengharuskan waker bisa terus bersinergi sehingga kota Karawang tidak akan banjir. "Malu kalau banjir mah apalagi kalau di pertengahan kota," ucapnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template