Dump Truk Rusak Jembatan Cibeet - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dump Truk Rusak Jembatan Cibeet

Dump Truk Rusak Jembatan Cibeet

Written By Admin Raka on Rabu, 14 Februari 2018 | 17.15.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Jembatan Cibeet di Kampung Kaligandu, Desa Wanakerta, rusak parah akibat sering dilintasi dump truk pengangkut batu dan pasir. Selain jalannya amblas dan berlubang disejumlah titik juga mengalami retak-retak.
"Jalan Kaligandu ini memang perlintasan truk-truk pengangkut batu dan pasir. Truk-truk itu yang membuat jalan rusak. Kerusakannya bukan saja bagian jalan menuju jembatan tetapi juga badan jembatannya juga rusak. Malah banyak yang mengalami retak-retak," ucap Yayan (30) penjaga pintu air Cibeet kepada Radar Karawang, Selasa. (13/2). Yayan menambahkan jika tidak cepat diperbaiki dikhawatirkan jembatan akan ambrol.
Yayan berharap untuk mengantisipasi jembatan tidak ambrol maka harus ada upaya meminimalkan jadwal lintas truk. Bila perlu melarangnya sekalian. Untuk itu diperlukan portal sebagai palang pintu. "Jika di pasang portal kemungkinan jalan tidak lagi digunakan oleh truk berat, dan warga pun bisa mengontrolnya. Pengairan Jasa Tirta (PJT) saat ini hanya menggunakan spanduk sebagai bentuk peringatan bagi truk-truk berat yang masih menggunakan jalan jembatan itu," tandas Yayan.
Sementara Dedi (38) warga sekitar menyayangkan sikap pemerintah tidak peduli dengan persoalan pemeliharaan infrastruktur yang menjadi aset pemerintah. Sebetulnya, Lanjut ia jalan itu bisa dijadikan akses penting bagi warga untuk meningkatkan perekonomian. "Saat ini yang menggunakan jembatan itu lain masyarakat juga karyawan pabrik. Jalan ini penting karena secara geografis, hanya Kampung Kaligandu yang dekat dengan perbatasan Pemerintah Kabupaten Bekasi," tuturnya.
Di tempat terpisah, Egen (41) sopir dump truk mengakui, jalan perlintasan Kampung Kaligandu itu merupakan jalan pintas menuju Bekasi. Kalau melintasi jalan syphone Cibeet ke wilayah Cikarang memutar terlalu jauh. Apalgi jembatan syphone sudah tidak bisa dilalui truk besar karena sudah dipasangi portal besi. "Kami hanya melihat jalan itu bisa lebih singkat. Jujur saja saya bawa material tidak berat pak, sesuai dengan beban yang disarankan, dan jika menggunakan akses lain, kejauhan memutarnya, kami rugi di bahan bakar," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template