Dua Pencuri Motor Dikeroyok Massa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dua Pencuri Motor Dikeroyok Massa

Dua Pencuri Motor Dikeroyok Massa

Written By Admin Raka on Selasa, 06 Februari 2018 | 12.30.00

KLARI, RAKA - Kematian tujuh begal yang ditembak oleh polisi selama bulan Januari, rupanya belum cukup menciutkan nyali penjahat jalanan. Seperti yang terjadi di Dusun Karajan RT 01/01, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Minggu (4/2) malam.
Kejadian berawal saat kedua pelaku bernama Saepul Aziz (25) warga Babakan Bogor RT 30/03, Desa Duren, Kecamatan Klari, dan Maulana Candra (24) warga Cikuntul RT 09/03, Desa Cikuntul, Kecamatan Tempuran, berpura-pura membeli minuman dingin di toko milik Ahyar (45). Strategi pelaku cukup ampuh. Pasalnya, Ahyar yang sibuk meladeni seorang pelaku, dimanfaatkan oleh pelaku lainnya untuk menggasak motor yang ada di parkiran toko tersebut. "Dia modusnya jajan beli es ke toko saya, pas lagi ngelayanin pelaku yang satu sibuk ngoprek motor," ungkap Ahyar kepada Radar Karawang, Senin (5/2) kemarin.
Untungnya, kata Ahyar, saat pelaku berusaha membawa kabur motor milik Hirawan (22), dirinya terpikir untuk memeriksa kendaraan di luar rumah. Sontak saja saat melihat motor milik temannya dibawa kabur pelaku, Ahyar langsung berteriak maling. "Mereka sempat melarikan diri, namun warga yang masih berkumpul langsung mengejar dan berhasil meringkus pelaku," akunya.
Pemilik motor yang sempat dibawa kabur pelaku, Hirawan (22) mengatakan, saat kedua pelaku dihakimi massa, dirinya berinisiatif menghubungi petugas Polsek Klari. Sebab jika dibiarkan menjadi bulan-bulanan massa, kedua penjahat itu bisa meregang nyawa. "Kita laporkan kejadian langsung ke polsek, dan kedua pelaku langsung dibawa. Saya hanya meminta agar kedua pelaku bisa dihukum sesuai dengan aturan yang ada, dan kapok untuk tidak mengulanginya lagi," ujarnya.
Kapolsek Klari Kompol Relisman Nasution menerangkan, yang dilakukan oleh kedua pelaku bukan merupakan yang pertama kali. Berdasarkan hasil pengembangan dan interogasi kedua pelaku, mereka sudah melakukan aksi kejahatan sebanyak dua kali. "Kedua pelaku sempat kita bawa ke Puskesmas Klari karena kondisinya sudah habis diamuk massa. Kita sebagai aparat kepolisian hanya melerai dari amukan massa, dan pelaku bisa diproses secara hukum dengan ancaman 7 tahun penjara," terangnya.
Menurut pengakuan Maulana Candra, dirinya terpaksa melakukan pencurian untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. "Baru dua kali, engga kerja kepaksa," akunya. (yna)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template