Dua Hari Banjir, Bibit Padi Mubazir - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dua Hari Banjir, Bibit Padi Mubazir

Dua Hari Banjir, Bibit Padi Mubazir

Written By Admin Raka on Senin, 05 Februari 2018 | 12.30.00

TELAGASARI, RAKA - Sejumlah kali saluran pembuang mulai meluap paska diguyur hujan dua hari terakhir. Salah satunya di Sungai Cibulan-bulan. Kali yang melintasi Kecamatan Telagasari, Tempuran hingga Cilamaya Kulon, ini mulai limpas ke areal pesawahan di sejumlah titik hingga mengancam persemaian petani.
Seorang petani Ciwulan, Kosim (45) mengatakan, areal pesawahan di Pulokukun hingga Cijalu-Pagadungan Kecamatan Tempuran terancam gagal tanam. Pasalnya, air Sungai Cibulan-bulan debitnya meningkat hingga limpas dan merendam sawah yang sebagian sudah ditanami, bahkan ada yang baru persemaian. Titik terparah akibat luapan ini ada di Desa Ciwulan, Desa Kalisari, Kecamatan Telagasari. Selebihnya ke hilir di sekitaran Cijalu, Pagadungan Kecamatan Tempuran.
Di Ciwulan saja, hampir 50 hektare sawah terkena dampak limpasan air di kali pembuang ini, karena tanggul yang dibuatpun tak mampu menahan limpasan air yang cukup banyak setelah diguyur hujan. Jika terendam lama, dia khawatir tanaman padi di golongan air 4 dan 5 ini membusuk dan gagal tanam, sehingga harus kembali pembenihan. "Saya harap bisa dibantu pemkab untuk pengadaan benih ulang, untuk menjaga sesekali tanaman membusuk," katanya kepada Radar Karawang, Minggu (4/2) kemarin.
Penyuluh Pertanian Desa Ciwulan Yayu SP mengatakan, luapan Sungai Cibulan-bula berdampak luas pada areal pesawahan, khususnya di Ciwulan. Hanya saja, kalau hujan reda dan sawah yang terendam di musim persemaian dan tanam ini, maka tidak akan menggangu pertumbuhan tanaman. "Lain halnya jika air limpasan saluran pembuang ini berlangsung lama akibat hujan yang masih deras, pasti menggangu tanaman. Apalagi, kondisi sawah di Pulokukun dan sekitarnya baru persemaian, bahkan sebagian sudah tanam varietas Ciherang," katanya.
Kasie Pemeliharaan Perum Jasa Tirta (PJT) Sektor Telagasari Alimi mengatakan, di daerah hilir Tempuran, Cilamaya dan Cilebar, banyak air limpas hingga meluap ke saluran sekunder. "Saluran pembuang banyak yang limpas, seperti Cibulan-bulan, Sungai Ciwadas, Kali Maryamah. Tapi kalau sekunder masih aman," ujarnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template