Dilarang Keras Buang Sampah ke Citarum - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dilarang Keras Buang Sampah ke Citarum

Dilarang Keras Buang Sampah ke Citarum

Written By Admin Raka on Rabu, 21 Februari 2018 | 17.45.00

KLARI, RAKA - Larangan membuang sampah sembarangan terutama di sungai Citarum terus disosialisasikan. Seperti disampaikan kepada peserta rapat minggon Kecamatan Klari yang dilakukan pada Selasa (20/2) kemarin.
Camat Klari, Rachmat mengatakan, selain pelaksanaan anggaran dana desa yang disampaikan para petugas desa yang hadir diminta untuk tetap melaksanakan giat kebersihan di lingkungan masyarakat. "Saya tidak mau ada lagi pembuangan sampah ke Citarum, jadi harus hati-hati siapa saja tidak boleh," ucapnya.
Untuk penertiban kebersihan sungai citarum sendiri kata dia, setiap minggunya seluruh aparat desa serta masyarakat harus melaksanakan giat kebersihan di sepanjang sungai Citarum. Jangan sampai kata dia, sungai Citarum kemabali tercemar oleh limbah maupun sampah yang merusak keindahan dan kelestarian sungai. "Mau hari Sabtu apa hari Minggu nanti mau diadakan kegiatan bersih-bersih, jika masih ada oknum yang membuang sampah bisa diberi sanksi," tuturnya.
Jangan salah kata dia, saat ini bagi siapa saja yang membuang sampah ke Citarum bisa dikenakan sanksi hukuman pidana. Bersama koramil dan muspika kecamatan akan menjaga keindahan sungai Citarum. "Start di Walahar giat bersih bersih aja dan mungkin akan rutin dilakukan setiap minggunya," ungkapnya.
Saat ini meski di wilayah Kecamatan Klari belum memiliki tempat pembuangan sampah sementara (TPSS), namun ada sejumlah desa yang sudah melaksanakan dan membuat tempat pembuangan sampah yang dibuang langsung ke Jalupang. "Daripada buang ke sungai Citarum, mending sampah dibuang di tempat pembuangan sampah sementara di Walahar," jelasnya.
Desa Walahar yang menjadi salah satu bukti bahwa selalu aktif dalam permasalahan sampah di lingkungannya bisa menjadi contoh agar setiap desa bisa memiliki tempat pembuangan sampah sementara. Dibandingkan jika harus membuang ke tempat-tempat jalanan umum tidak baik. "Kalau perlu dalam satu desa, minimal memiliki lokasi tempat pembuangan sampah sementara, dan bagusnya setiap harinya langsung diangkut ke TPS Jalupang biar tidak menumpuk dan bau," pintanya.
Kepala Desa Cimahi, Suprihatin yang hadir dalam rapat mingguan tersebut juga meminta agar disediakannya satu lokasi tempat pembuangan sampah di desanya tersebut. Sebab, sudah tidak ada lagi lahan yang bisa dimanfaatkan untuk pembuangan sampah. "Selain sulit lahan, izin dari warga sendiri juga terkadang sulit," akunya. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template