Di Purwasari Rastra Belum Dibagikan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Di Purwasari Rastra Belum Dibagikan

Di Purwasari Rastra Belum Dibagikan

Written By Admin Raka on Rabu, 28 Februari 2018 | 14.15.00

PURWASARI, RAKA - Beras sejahtera (rastra) di wilayah Kecamatan Purwasari masih belum didistribusikan oleh setiap kepala desa. Pasalnya perubahan pagu rastra masih belum mendapatkan kesepakatan dari seluruh kepala desa di Purwasari.
Kepala Desa Cengkong Santo, masih belum bisa memutuskan penerimaan bantuan beras sejahtera di desanya tersebut meski penerima sudah ditentukan oleh pemerintah pusat melalui kemtrian sosial. "Sebelum ada kesepakatan bersama kita sebagai kepala desa belum berani," ucapnya.
Bayangkan saja kata Santo, jika pemerintah desa tetap memaksakan aturan yang sudah ditentukan oleh Kemntrian Sosial, dampak yang akan terjadi di masyarakat pasti menyalhkan pemerintahan desa khususnya kepala desa. Maka sebelum ada hasil musyawarah, seluruh kepala desa serta penerima bantuan jatah beras sejahtera tidak akan diambil. "Dilema soal rastra ini, pasti akan ada kesenjangan sosial di masyarakat terhadap desa, dari yang tadi mendapatkan bantuan sekarang tidak bisa mendapatkan bantuan," ucapnya.
Ketua Ikatan Kepala Desa (IKD) Purwasari, Mulyono juga turut angkat bicara terkait beras sejahtera di wilayah Purwasari. Menurutnya salah besar jika seorang pemimpin tidak mengambil bantuan dari pemerintah. Jika selama itu dalam bentuk bantuan untuk keluarga yang benar-benar mendapatkan haknya harus didistribusikan dengan baik pula. "Kalau menolak tidak mungkin, kita tetap menerima cuman kita akan buat kebijakan sendiri untuk seluruh kepala desa dan penerima bantuan," ucapnya.
Jika tanpa dimusyawarahkan bahaynya kata kepala desa Tamelang ini, karena pengurangan kuota otomatis mengurangi jumlah Kleuarga Penerima Manfaat (KPM) juga. Dirinya juga tidak menampik sejak dulu pembagian bantuan beras banyak bermasalah. "Maslah pendistribusiannya, kalau kita tetap harus mengacu pada pagu yang sudah ditentukan, mulai dari peneriman beras rastra sebesar 10 kilo perkeluarga, mungkin kasihan sama yang tidak mendapatkan," tuturnya.
Dia memprediksi ada dua kemunginan yang akan terjadi. Pertama, jika dilihat secara hukum seluruh kepala desa tidak akan terkena masalah selama bisa menjalankan sesuai dengan aturannya pembagian rastra tetap harus dibagikan 10 kilo ke setiap kepala keluarga yang menerima bantuan. Kedua, akan terjadi kecemburuan sosial di masyarakat, dimana mereka yang sebelumnya mendapatkan bantuan jadi tidak mendapatkan bantuan. "Seharusnya ini kita rapatkan dulu sama seluruh kepala desa di Purwasari, mau mengambil kebijakan seperti apa, asalkan semuanya harus kompak," jelasnya.
Maka menurutnya, perlu diadakan musyarwah terlebih dahulu baik kepala desa maupun penerima bantuan, untuk bisa mengambiul solusi agar tidak terjadi permasalahan. Aturan dari kementerian sosial tetap dijalankan namun untuk menghindari kecemburuan sosial mungkin akan ada perubahan pada pendistribusiannya ke masyarakat. "Tergantung dari hasil musyawarah nanti, jika penerima bantuan ikhlas dan ridho jatah 10 kilonya dibagi sama keluarga yang membutuhkan sesuai dan mendapatkan bantuan sebelumnya, bisa saja," ungkapnya.
Kasi Kesos Kecamatan Purwasari, Syarifah Lenny menyampaikan, meski belum seluruhnya kepala desa di Kabupaten Karawang mengambil bantuan rastra dari program pemerintah pusat tersebut. Menurutnya bantuan rastra tetap harus berjalan dengan baik. "Untuk kecamatan kita sifatnya hanya mengetahui dan monitoring aja, untuk kebijakan sendiri itu tergantung dari kepala desa masing-masing, apalagi soal pendistribusiannya," ungkapnya. (yna)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template