Data Penerima Rastra Dibahas di Musdes - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Data Penerima Rastra Dibahas di Musdes

Data Penerima Rastra Dibahas di Musdes

Written By Admin Raka on Rabu, 28 Februari 2018 | 15.00.00

CIKAMPEK,RAKA - Khawatir terjadinya gejolak di tengah masyarakat terutama warga miskin. Penyaluran beras sejahtera (Rastra) di wilayah Cikampek akan dilakukan dengan menggunakan data warga miskin versi pemerinthan desa.
Kepala Desa Dawuan Tengah Jejen Jaenal Arifin mengatakan, agar pembagian rastra gratis yang diperuntukan warga tidak mampu tepat sasaran, serta tidak mengundang kecemburuan sosial. Proses pendataan warga tidak mampu yang berada di setiap desa akan dilakukan, data tersebut nantinya akan menjadi acuan untuk menyalurkan rastra. "Kami nanti akan musyawarahkan terlebih dahulu, dan musyawarahnya nanti dilakukan di desa masing-masing dengan dihadiri BPD, kepala dusun dan RT, biar yang menerima rastra ini bisa tepat sasaran," terang Jejen kepada Radar Karawang, usai rapat minggon kecamatan di Kecamatan Cikampek, Selasa (27/2).
Hal senada disampaikan Kepala Desa Cikampek Timur Sukaeji, bahwa memang dengan dilakukannya rapat musyawarah desa nantinya, bisa menjadi solusi yang efektif dalam meminimalisir gejolak warga terhadap pembagian rastra. "Jadi kita sepakat akan merapatkan dulu, yang namanya warga pasti kalau misalkan yang ini dapat terus sampingnya tidak dapat nanti bisa jadi masalah," katanya.
Oleh karena itu, agar persoalan pembagian rastra gratis itu tidak terjadi gejolak yang besar. Di Desa Cikampek Timur juga akan dilakukan musyawarah desa terlebih dahulu. "Pasti kalau tidak dimusyawarahkan dulu ini bisa ribut, karena sensitif sekali, pendataan juga harus benar-benar tepat, biar tidak jadi masalah," ujarnya.
Camat Cikampek, Sueb Sulaeman menambahkan, persoalan pembagian rastra tidak memunculkan dampak yang negatif. Maka memang harus dilakukan rapat terlebih dahulu disetiap desa dengan melibatkan berbagai pihak, agar dalam pembagiannya bisa lancar. "Memang juklak-juknisnya ini membingungkan, tapi. Solusinya cukup efektif teknis pembagian beras raskin ini memang harus dilakukan terlebih dahulu musyawarah antara BPD, kepala dusun dan RT biar nanti tidak jadi masalah untuk desa nantinya, karena yang namanya warga pasti ada saja kalau tidak terbagi itu suka jadi persoalan, makanya ini dirapatkan dulu," paparnya.
Adapun pembagian rastra tersebut dapat diberikan terhadap warga yang memiliki kartu PKH. Selain itu, warga yang tidak memiliki kartu tersebut tidak bisa mendapatkannya. "Jadi ini diberikan gratis. Makanya pemberiannya hanya kepada warga yang memiliki kartu PKH saja," tandasnya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template