Dana Ujian Praktik SDN Wancimekar I Simpang Siur - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dana Ujian Praktik SDN Wancimekar I Simpang Siur

Dana Ujian Praktik SDN Wancimekar I Simpang Siur

Written By Admin Raka on Rabu, 21 Februari 2018 | 14.30.00

KOTABARU, RAKA - Kembali beredarnya ada pungutan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Wancimekar I membuat orang tua siswa bertanya-tanya. Sementara pihak SDN Wancimekar I mengaku beredarnya kabar tersebut hanya karena persoalan miskomunikasi.
Orang tua siswa kelas VI SDN Wancimekar I EJ (45) menyampaikan, pematokan biaya pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara kolektif ke SMP sebesar Rp 245 ribu perorang akan memberatkan orang tua siswa. "Jelas keberatan kalau dipatok mah. Terus kalau daftar sendiri tadinya ada kabar bayar Rp 50 ribu. Tapi itu juga belum jelas," ujarnya.
Kepala SDN Wacimekar I Dadi Suhasi menjelaskan, persoalan rapat musyawarah yang dilakukan pihak sekolah beserta orang tua siswa kelas VI bersama komite sekolah, tidak lain untuk membahas persoalan ujian siswa yang saat ini sedang memasuki masa try out dan ujian praktik. Adapun persoalan pendaftaran siswa ke tingkat SMP itu di luar kebijakannya. "Iya memang benar waktu hari Sabtu kami rapat orang tua siswa dengan komite sekolah juga, nah itu untuk membahas persoalan kegiatan ujian kelas VI, jadi tidak tahu kalau soal pembahasan pendaftaran siswa (ke SMP) itu kolektif atau tidaknya hasilnya seperti apa, karena kami pihak sekolah hanya membahas seputar kegiatan ujian saja," jelasnya, kepada Radar Karawang di lingkungan sekolah, Selasa (20/2).
Agar tidak terjadi kekeliruan, kedepannya akan dilakukan musyawarah orang tua kembali. Sehingga ada pemahaman yang sama antara orang tua siswa, sekolah dan komite sekolah. "Nanti kami akan rapatkan kembali biar lebih jelas, biar tidak salah paham juga," katanya.
Salah satu guru kelas VI SDN Wancimekar I yang enggan menyebutkan namanya menyampaikan, duduk persoalannya tidak adanya pematokan harga dalam mengolektifkan siswa untuk daftar ke SMP. Selain itu, persoalan pendaftaran itupun masih ditangguhkan karena masih banyak waktu untuk dapat membahas kembali. "Ini hanya rencana saja, karena pas di rapat kemarin itu banyak orang tua yang bertanya untuk mendaftar anak sekolah ke SMP bagaimana, ya hasil keputusan bersama, kami siap membantu orang tua siswa tanpa adanya biaya sekian, ini juga kami serahkan lagi ke pihak orang tua, jadi tidak ada pematokan harga," katanya.
Komite Sekolah SDN Wancimekar I Alih Miharja menyampaikan, persoalan pendaftaran PPDB online yang dikeluhkan orang tua siswa dengan adanya pungutan Rp 245 ribu itu bukanlah pungutan pendaftaran PPDB online yang dikolektifkan. Akan tetapi, pembiayaan kegiatan ujian yang memang tidak tercover anggaran dana BOS. Sehingga, keputusan musyawarah orang tua siwa kelas VI dengan komite sekolah dan pihak SDN Wancimekar I, lebih menitik beratkan kepada persoalan kegiatan ujian siswa kelas VI, dalam memfasilitasi ujian praktik yang tidak tercover anggaran dari pemerintah. "Nah yang menyangkut pendaftaran PPDB online tidak dibahas. Cuman nggak tahu kenapa itu muncul di luar rapat. Mungkin kesalah fahaman ini karena orang tua masih belum jelas," ujarnya.(ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template