Curah Hujan Tinggi Omset Perajin Gerabah Turun - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Curah Hujan Tinggi Omset Perajin Gerabah Turun

Curah Hujan Tinggi Omset Perajin Gerabah Turun

Written By Admin Raka on Selasa, 06 Februari 2018 | 11.15.00

PURWAKARTA,RAKA - Tingginya intensitas hujan yang terjadi beberapa hari terakhir, ternyata berdampak pada produksi industri keramik Plered Purwakarta. Pasalnya, para produsen tidak bisa menjemur gerabahnya lantaran hanya mengandalkan panasnya terik matahari.
Seperti di ungkapkan Jejen (50), salah satu perajin keramik di Kampung Gunung Cupu, Desa Anjun, Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta, mengaku pencapaian target turun 30 hingga 40 persen. Sebab, perajin keramik jenis hiasan rumah itu tidak bisa menjemur keramik lantaran kerap diguyur hujan. Untuk mensiasati kian menurun target pembuatan, kini perajin itu mengandalkan pengeringan gerabahnya, dengan sistem pengeringan menggunakan rak-rak yang mengandalkan hembusan angin. "Untuk mensiasati agar tetap berproduksi, kami mengeringkan gerabah di atas rak-rak yang dibuat dengan bahan seadanya. Agar gerabah bisa kering dengan hembusan angin,” kata Jejen, Senin (5/2).
Jejen mengatakan, selain bahan baku, fator cuaca sangat mendukung perajin dalam mengolah hiasan berbahankan tanah liat itu. "Di saat cuaca normal, biasanya saya bisa memproduksi gerabah hingga 90 persen, dengan total produksi 50 buah gerabah berbagai jenis dan ukuran," kata dia.
Ia melanjutkan, dengan membutuhkan proses waktu penjemuran 2 hingga 3 hari gerabah sudah kering. "Namun saat kondisi cuaca hujan seperti sekarang ini, proses waktu penjemuran bisa memakan waktu 4 hari hingga 1 minggu lamanya," paparnya.
Keramik Anjun Plered merupakan ikon Kabupaten Purwakarta. Pasalnya, selain pasar lokal gerabah tersebut juga kini sudah tembus pasar manca negara. Dari data yang berhasil dihimpun dari Balai Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Keramik Plered, jumlah gerabah keramik yang telah di ekspor hingga akhir tahun 2017 mencapai 90 kontrainer atau lebih dari 100 ribu jenis keramik ke berbagai negara. Jumlah tersebut dipastikan terus bertambah seiring tingkat permintaan pasar manca negara hingga awal tahun 2018 terus meningkat.(gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template