Cowok Lecehkan Cowok: Ketahuan, Dipukuli, Motornya Diambil - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Cowok Lecehkan Cowok: Ketahuan, Dipukuli, Motornya Diambil

Cowok Lecehkan Cowok: Ketahuan, Dipukuli, Motornya Diambil

Written By Mang Raka on Sabtu, 10 Februari 2018 | 11.46.00

CIKAMPEK, RAKA - Keisengan sekelompok bocah menggoda lelaki dewasa yang diduga mengalami kelainan seksual, berakhir dengan masalah hukum. Ceritanya begini. Remaja tanggung yang masih duduk di kelas X SMK berinisial TP (16), chattingan dengan pemilik akun Jhon Marsel di laman Facebook. Ternyata, Jhon malah merayu TP untuk bertemu dan mengajak bisnis yang berbau lendir di Mal Cikampek.
Ajakan itu ternyata direspon oleh TP. Namun, tiga orang temannya bernisial DS (18), AN (16), dan RA (17) menyarankan agar TP digantikan oleh OP (17). Setelah berembuk, ternyata OP mau menggantikan TP. Dengan catatan, pertemuan OP yang berpura-pura sebagai TP dikawal oleh ketiga temannya tersebut. Akhirnya, OP dan Jhon bertemu di mal. Dalam pertemuan tersebut, Jhon mengajak OP ke rumahnya. Namun, saat melintasi Indotaisei, dua lelaki beda umur tersebut berhenti. Saat itulah, OP digerayangi Jhon. Melihat gelagat tidak wajar tersebut, DS, AN, dan RA langsung menghampiri OP. Sejurus kemudian, bogem mentah dilayangkan ketiga bocah tersebut. Jhon pun kabur meninggalkan motor yang ditungganginya.
Berhasil mengusir Jhon, keempat bocah tersebut malah tergoda untuk membawa motor matic warna putih tersebut. Tanpa pikir panjang, akhirnya motor milik Jhon dibawa pulang ke rumah AN. Inilah yang akhirnya menyeret keempat bocah tersebut ke kantor polisi.
Pasalnya, keesokan harinya Jhon yang diketahui bernama Jhovan Fernando melaporkan pencurian motor ke Polsek Cikampek. Dia lalu memaparkan ciri-ciri keempat bocah tersebut. Tidak perlu menunggu lama, petugas kepolisian langsung menangkapi DS, AN, RA, dan TP di rumahnya masing-masing, Desa Dawuan Barat, Kecamatan Cikampek. "Sebenarnya, kami tidak ada niat untuk mengambil motornya. Karena pas kami buntuti orang pemilik akun Jhon Marsel itu, yang diketahui bernama Jhovan Fernando warga Perumahan BIP Cikampek, sedang menggerayangi si OP. Ya kami kesal, melihat teman kami digituin," ungkap DS (18) kepada Radar Karawang, Jumat (9/2).
DS yang masih berstatus pelajar Paket C di Purwasari, melanjutkan, saat mengetahui OP yang sedang menyamar sebagai TD tersebut sedang dilucuti pakaian celananya. Sontak saja, bersama AN dan RA, tidak terima melihat perlakuan yang dilakukan pemilik Jhon. "Pas kami mau pukuli dengan dikeroyok, dia kabur sambil ninggalin motornya lari. Motornya kami bawa pulang dulu, lalu rencananya besoknya mau dibawa ke sekolahan. Karena pemiliknya tahu dimana TP sekolah. Eh, malah jadi kami yang ditangkap, karena dikasuskan pencurian motor," paparnya.
TP menceritakan, Jhon tidak menyebut secara jelas bisnis apa yang ditawarkan. Melihat gelagatnya yang mencurigakan, TP bersama tiga temannya meminta OP untuk berpura-pura menjadi dirinya. "Saya cuma liat dari jauh, abis itu saya pulang saja pake angkot. Itu ada sekitar jam 10 malaman, jadi hanya tahu begitu saja," katanya.
Kapolsek Cikampek Kompol Sukirno mengatakan, untuk sementara kasus tersebut masih dalam proses pengembangan. Akan tetapi laporan pencurian motor tersebut akan terus berlanjut hingga persidangan. Selain itu, pihaknya juga masih mencari OP yang menjadi salah satu saksi kunci dari peristiwa tersebut. "Kami sudah nyari ke rumahnya si OP yang saat itu berpura-pura menjadi si TP, tapi saat ke rumahnya pun tidak ada," tandasnya. (ian)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template