Cara Umat Konghucu Karawang Rayakan Imlek - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Cara Umat Konghucu Karawang Rayakan Imlek

Cara Umat Konghucu Karawang Rayakan Imlek

Written By Admin Raka on Sabtu, 17 Februari 2018 | 12.45.00

Sucikan Diri Jadi Vegetarian 8 Hari

KARAWANG, RAKA - Meski menjelang Imlek sempat terjadi teror bom di Kelenteng Bio Kwan Tee Koen, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, tidak menyebabkan menurunnya jumlah umat Konghucu menjalankan ritual keagamaannya.
Tengok saja Kelenteng Sian Jin Ku Poh, Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat, sejak Kamis (15/2) malam, umat Konghucu tak henti-hentinya melakukan ritual ibadah di kelenteng tersebut, keluar masuk bergantian menyalakan dupa.
Menurut Suhu Sian Jin Ku Poh Ardhi Suwarsa, agar lebih maksimal ibadahnya, seharusnya sebelum sembahyang berpuasa dulu. "Paling minimal tidak memakan-makanan yang berjiwa, istilahnya vegetarian selama 8 hari," ujarnya, Jumat (16/2) kemarin.
Ia melanjutkan, tahun ini merupakan tahun shio anjing, melambangkan karakter yang lebih pasti. Beda halnya dengan shio ayam di tahun 2017 lalu, karena shio ayam dilambangkan dengan banyaknya tanda tanya tentang sinkronisasi antara masyarakat global dan pemerintah. "Shio ayam di tahun kemarin melambangkan kurang adanya kepastian, banyak tanda tanya. Kalau karakter anjing ini sudah ada kepastian," ujarnya.
Ketua Umum Yayasan Vihara Dharma Prasada Maha Metta Karawang Wawan Kurniawan mengatakan, sebelum masuk ke kelenteng, umat Konghucu harus menyembah ke dewa yang berada di meja paling depan. Setelah itu baru menyebah dewa-dewa di dalam kelenteng. "Saya mengharapkan kita semakin damai, semakin menjalani persahabatan sesama umat manusia, jangan membeda-bedakan agar rukun, kalau sudah rukunkan enak," paparnya.
Ketua 1 Yayasan Vihara Dharma Prasada Maha Metta Karawang Yayang Riyadi menyampaikan, meski berbeda agama, dia tetap mengikuti ritual ibadah di kelenteng. "Saya dari budhis, agama saya Buddha, tapi untuk ibadah sama bareng disini, Walaupun dalam ibadah berbeda tapi kita saling menghormati," paparnya. (rok/apk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template