Bisa Memicu Kemarahan Warga - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bisa Memicu Kemarahan Warga

Bisa Memicu Kemarahan Warga

Written By Admin Raka on Rabu, 28 Februari 2018 | 13.00.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Pemuda Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, memperingatkan pemerintah daerah jika persoalan truk konvoi di perlintasan jalan desa tersebut tetap tidak mendapat mendapat perhatian, akan menggelar demonstrasi seperti yang mereka lalukan empat belas tahun lalu. Saat itu warga mengamankan truk dan melarang melintasi jalan karena mengakibatkan kerusakan jalan.
"Kami juga bukan tidak mungkin jika melakukan hal serupa tahun 2004 lalu, jika pemerintah diam saja terhadap persoalan truk-truk ini. Warga bukan tidak mungkin akan bersikap anarkis seperti terjadi tahun 2004 lalu, warga pernah lakukan demonstrasi menginginkan jalan yang rusak diperbaiki dan melarang truk melintas," tandas Dedi (44) tokoh masyarakat Desa Wanakerta, Selasa (27/2).
Dedi mengaku kesal terhadap sikap pemerintah daerah yang tetap membiarkan truk-truk bermuatan melebihi tonase itu melintas di Jalan Badami Loji, terutama perlintasan Desa Wanakerja, Kecamatan Telukjambe Barat. Padahal sudah banyak ruas jalan rusak karena tidak kuat menahan beban muatan truk-truk tersebut. Terlebih sekarang ini seringkali ada konvoi truk hingga mengakibatkan kemacetan lalulintas.
"Kami sudah cukup kesal dan sabar, harapan kami pemerintah harus bisa tegas mengatasi persoalan ini. Bukan cuma persoalan konvoinya tetapi keselamatan aset negara perlu dipertimbangkan agar usia infrastruktur jalan bisa lebih lama dan tidak mudah rusak," tegasnya.
Hal sama diungkapkan Yanto (41) Warga Kampung Karadak, Desa Wanakerta. Dia juga kesal terhadap truk-truk pengangkut batu dan pasir yang sering konvoi di perlintasan Jalan Wanakerta. Aksi itu bukan saja memicu terjadinya kecelakaan tetapi juga kemacetan. Dan, yang membuatnya kesal sampai sekarang belum ada tindakan dari Dinas Perhubungan Karawang.
"Biasanya truk-truk itu konvoi lebih dari dua mobil. Mereka juga tahu perlintasan desa ini bukan jalan provinsi, harusnya jangan konvoi. Sudah itu cara mengendarai truknya juga seenaknya saja, sering kali membuat kagok pengendara lain di belakang dan depannya. Karena khawatir kalau di salip tidak sampai hingga mengakibatkan kecelakaan," tandas Yanto yang sering menyaksikan kendaraan lebih kecil dibelakangnya ragu-ragu untuk menyalib.
Parahnya lagi, terang Yanto yang juga sering mengingatkan sopir truk agar tidak seenaknya mengendarai truknya, sopir-sopir truk itu suka tanpa perhitungan ketika mengendarai truknya.  "Sering ugal-ugalan itu sopir-sopir truk kalau kondisi jalan dalan keadaan lengang. Padahal, dipanjang jalan itu kan banyak pemukiman warga dan itu amat membahayakan," terang Yanto.
Senada itu, Abdul Asmi (37) sopir minibus dari arah Karawang, menyayangkan sikap sopir truk yang konvoi di perlintasan jalan Desa Wanakerta yang pada penduduk. Abdul menilai aksi seperti itu masih terus berlangsung hingga sekarang karena tidak adanya tindakan dari Dinas Perhubungan dan pihak kepolisian. Padahal aksi sopir-sopir truk itu bukan saja rawan kecelakaan tetapi juga rawan kemacetan. "Tidak tindakan dari dinas dan aparat terkait. Padahal konvoi truk seperti itu hampir selalu terjadi," tegasnya.
Ditempat terpisah anggota Satpol PP Kecamatan Telukjambe Barat Hanhan pun menyayangkan sikap truk konvoi di perlintasan pemukiman padat itu. Diakuinya jalan utama Karawang Selatan, Badami-Loji memiliki kontur jalan yang tidak lebar. Bahkan dirinya pun mengakui bahwa kerusakan jalan pun dipicu oleh truk bermuatan melebihi tonase.
"Akibat truk konvoi bukan saja kendaraan lain dirugikan tetapi warga yang terkena dampak juga. Misal saja ada truk yang menyalip, lalu ada warga yang jalan kaki, bisa bahayakan pejalan kaki juga. Apalagi jalan yang dilintasi tidak lebar, dan pejalan kaki juga menggunakan jalan itu untuk aktivitas mereka sehari-hari," tandasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template