Besi Beton Jalan Mencuat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Besi Beton Jalan Mencuat

Besi Beton Jalan Mencuat

Written By Admin Raka on Sabtu, 24 Februari 2018 | 16.00.00

Jembatan Lintas Kabupaten Berbahaya 

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Badan Jembatan Karadak di Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat yang menghubungkan kecamatan itu dengan Kecamatan Pangkalan dan Tegalwaru bolong-bolong dan betonnya terkelupas, hingga mengakibatkan besi beton jalan mencuat ke atas. Dikhawatirkan jika tidak segera diperbaiki kerusakan bertambah parah dan bisa mengundang terjadinya kecelakaan lalulintas.
"Sejak dibuat hingga kini usia jembatan sudah 15 tahun dan sampai sekarang belum ada renovasi. Peremajaan memang pernah dilakukan tapi sudah lama, oleh pabrik semen Juishin dibeton," ucap tokoh masyarakat Desa Wanakerja H. Una, Jumat (23/2).
Una menambahkan, sekarang kondisi badan jembatan banyak yang bolong. Padahal baru dua bulan lalu badan jembatan diperbaiki dengan cara ditambal, namun kembali terbuka bahkan lebih parah sampai besi beton jalannya nongol keluar. "Tidak masalah bagi disini karena sudah hapal kondisi badan jalan, tetapi jalan itu yang melintasi kan banyak juga orang luar sini, nah pengendara-pengendara luar itu yang sering menjadi korban kejebak jalan berlubang itu," papar Una.
Apalagi terang Una, posisi jalan berlubang yang melebar hingga kisaran 10 cm - 20 cm itu letaknya persis di tengah, sehingga membuat kagok pengendaran yang melintasi badan jalan itu. "Posisinya itu di tengah dan menganga jadi seperti menjebak," tandas Una seraya berharap supaya bagian-bagian yang berlubang itu secepatnya ditambal sehingga besi jalannya tertutup lagi dan tidak membahayakan pengendara motor.
Hal senada diungkapkan Saad (34) warga Wanakerja, besi cor yang secara kasat mata terlihat itu seharusnya tidak timbul karena besi itu sebagai penguat rabat beton. Karenanya, kalau dibiarkan menganga bisa menyebabkan kecelakaan. "Kendaraan kan bukan yang kecil saja, pasti ada yang besar, kalau besinya keseringan dilindasi kendaraan besar malah bisa patah dan berakibat fatal. Kalau siang hari masih terlihat yang berbahaya malam hari bagian lubang itu tidak terlihat," ucapnya.
Di tempat terpisah Budi (33) pengendara motor asal Desa Wanakerta pun berharap pemerintah bisa menutupi lubang jalan secara permanen agar tidak menimbulkan kecelakaan. Karena jika dibiarkan akan terus membuat jalan yang lain kembali terkelupas. "Jembatan itu sangat penting bagi masyarakat. Bukan cuma orang Karawang saja, tetapi juga orang Bogor, Bekasi, Purwakarta dan Cianjur pun melintasi jembatan itu," tandas Budi. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template