Beli Pupuk Pakai Kartu Tani - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Beli Pupuk Pakai Kartu Tani

Beli Pupuk Pakai Kartu Tani

Written By Angga Praditya on Senin, 05 Februari 2018 | 18.00.00

2813 Kartu Tani Dibagikan di Pangkalan

PANGKALAN, RAKA - Sebanyak 2813 kartu tani dibagikan kepada petani di Kecamatan Pangkalan. Pemerintah berharap kartu tani tersebut memudahkan penyaluran subsidi pupuk selain untuk memantau pemanfaatan pupuk bersubsidi.
Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Pangkalan H. Amang Sukadma mengatakan kartu tani menggunakan sistem online. Kartu itu diberikan kepada petani penggarap maupun pemilik lahan yang tergabung dalam kelompok tani. Pendataan petani penerima kartu tani disesuaikan dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). "Tugas kami menyiapkan data petani, luas lahan, dan kebutuhan. Selebihnya menjadi urusan perbankan yang bekerja sama dalam hal ini Bank Mandiri," ucap Amang.
Dikatakan Amang, kalau jumlah kartu tani 3.814 tetapi itu tidak semua tercapai karena proses pelaksanaan pembagian di bagi dua tahap, dan nantinya secara teknis pihak bank akan langsung berhubungan dengan petani. Amang pun menegaskan fungsi kartu tani untuk menanggulangi agar tidak terjadi penyelewengan pupuk maupun penyaluran yang tidak tepat sasaran. "Jadi langsung ke masing-masing nama para petani yang membeli pupuk mengunakan kartu tani. Beli di toko pertanian, ada alat untuk gesek kartu. Di dalam kartu itu ada sistem yang isinya luas lahan dan kebutuhan pupuk. Jadi petani langsung melihat jumlah harga dan tidak ada yang bisa memainkannya,” jelas dia.
Petugas lapangan Dinas Pertanian Kecamatan Pangkalan Ace Sugianto menyampaikan pemerintah pusat memberikan subsidi pembelian pupuk senilai lebih dari 50 persen. "Subsidi disalurkan melalui kartu tani tetapi petani tidak dapat mencairkan nilai subsidi dari pemerintah. Tidak bisa dicairkan. Nanti kami sosialisasikan penggunaan kartunya. Ada yang sudah terima dan belum. Itu yang tahu perbankan. Ada 316 yang belum, kami hanya mempersiapkan databasenya,” ungkapnya.
Sementara petani Desa Kertasari Dedi (50) membeberkan dengan adanya kartu tani diharapkan bisa mempermudah petani juga meringankan daya produksi petani. Diakuinya kartu tani bisa menjadi wahana era kemajuan bagi petani. "Ke depannya kami bisa lebih mudah dengan kebutuhan kami, juga kami akan mendapatkan keuntungan dari kartu tani karena barang keperluan petani ke depannya mendapat subsidi dari pemerintah, sehingga meringankan kan beban produksi kami," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template