Banjir Rendam 65 Rumah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Banjir Rendam 65 Rumah

Banjir Rendam 65 Rumah

Written By Admin Raka on Rabu, 07 Februari 2018 | 14.15.00

Warga Pangasinan Menolak Mengungsi 

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Sebanyak 225 jiwa dari 76 Kartu Keluarga di Dusun Pangasinan, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, berjuang melawan banjir yang merendam rumahnya, Selasa (6/2). Air mulai memasuki pemukiman  65 rumah itu sejak pukul 23.00 WIB, dan mencapai ketinggian optimal hingga 40 cm di badan jalan. Warga sendiri nekat tidak mengungsi karena berpikir banjir segera surut.
Asep (40) warga Dusun Pangasinan RT 02/01, mengatakan banjir datang Senin malam sekitar pukul 23.00 WIB. Beruntungnya warga sudah dalam keadaan siap. Antisipasi sementara saat ini warga yang menjadi langganan banjir melakukan pencegahan, "Saya sudah khawatir saja, karena hujan dengan intensitas tinggi selama tiga hari terus menerus menggguyur wilayah kami. Karenanya sebelumnya warga disini sempat gotong royong bersih-bersih saluran air," terangnya.
Asep mengakui, limpasan air bukan hanya dari curah hujan saja tetapi juga air kiriman dari sungai Cibeet yang meluap, setelah hujan deras di Bogor dan Cianjur. “Luapan sungai Cibeet ini tumpah di Dusun Pangasinan karena merupakan titik pertemuan antara Sungai Cibeet dan Sungai Citarum. Setiap sungai Cibeet meluap, pasti dusun kami kebanjiran meski daerah kami tidak turun hujan. Banjir seperti ini sudah setiap tahun kami hadapi,” katanya.
Sedang Khotib (30) korban banjir lainnya yang satu RT dengan Asep menyampaikan, pemukiman padat penduduk di wilayah tersebut merupakan wilayah langganan banjir setiap kali turun hujan, dengan ketinggian bervariasi. Selain hujan deras, meluapnya sungai cibeet juga yang menyebabkan terendamnya pemukiman tersebut. "Warga berharap, agar pemerintah karawang segera mencarikan solusi terhadap masalah banjir di pemukiman tersebut," harapnya.
Saat di konfirmasi terkait pencegahan banjir yang tiap tahun menjadi langganan wilayah Kampung Pangasinan, Kepala Desa Karangligar, Eneng Komariah menyampaikan, Pemerintah Desa Karangligar sudah mempersiapkan untuk mengantisipasi membesarnya banjir. Dirinya pun menegaskan saat ini masih dalam kondisi kondusif dan warga masih melaksanakan kegiatan sehari-hari.
"Semua bisa tertangani dan sementara pencegahan sudah disosialisasikan oleh tiap-tiap kedusunan dan tiap-tiap RT, dan jika banjir makin parah, proses evakuasi pun sudah dipersiapkan. Sejauh ini aktifitas warga masih berjalan normal, hanya di RT 02 dan RT 03, Dusun 01 sudah dilakukan pemantauan secara serius," jelasnya.
Eneng menambahkan, jumlah warganya yang menjadi korban banjir saat itu sebanyak 225 jiwa dari 76 kartu keluarga. Jumlah tersebut berasal dari dua RT yakni RT 02 dan RT 03. Kedua rukun tetangga ini disebut Eneng memang selalu menjadi langganan banjir di wilayahnya.  (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template