Bangun Lagi Tiga Pos Damkar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bangun Lagi Tiga Pos Damkar

Bangun Lagi Tiga Pos Damkar

Written By Admin Raka on Senin, 19 Februari 2018 | 13.15.00

Oman: Idealnya Ada 6 Pos Pemadam Kebakaran

KARAWANG, RAKA - Hingga saat ini Pemerintah Karawang belum peka terhadap tingginya ancaman kebakaran di wilayahnya. Buktinya, dari 30 kecamatan di kabupaten ini hanya tiga kecamatan yang dilengkapi mobil pemadam kebakaran, sementara sisanya disiagakan di markas komandonya di kota Karawang.
"Kita masih kekurangan mobil pemadam kebakaran. Padahal banyak kasus kebakaran terjadi di Karawang," ucap Kepala UPTD Damkar Karawang, Oman Nurohman, kepada Radar Karawang, minggu (18/2). Oman menyebutkan dari jumlah armada pemadam kebakaran yang dimiliki Karawang sekarang ini cuma ada 7 unit. Tiga di Kecamatan Cikampek, Rengasdengklok dan Kecamatan Telagasari. Sedang empat lagi berada di kantor UPTD Damkar.
Dengan kekuatan cuma 7 unit armada itu, Oman sendiri pesimis bisa melayani masyarakat secara optimal. Terlebih jika mengacu terhadap padatnya penduduk Karawang sekarang ini. Disamping lebar jalannya yang sempit, itupun jadi kendala ketika terjadi kasus kebakaran di wilayah Karawang. "Idealnya satu pos membawahi lima kecamatan. Jadi kalau ada 30 kecamatan, tinggal dibagi lima dan itu berarti harusnya ada enam pos pemadam kebakaran di wilayah Karawang," tegas Oman.
Sementara, jelas Oman, saat ini UPTD Pemadam Kebakaran hanya memiliki tiga pos dengan masing-masing satu unit mobil pemadam kebakaran. "Sekarang ini kita cuma memiliki tiga pos pemadam kebakaran. Ketiganya berada di Cikampek, Telagasari dan Rengasdengklok. Sehingga jika dihitung kebutuhan harusnya ditambah tiga pos lagi dengan penambahan tiga unit mobil pemadam kebakaran," terang Oman.
Tidak hanya itu, Oman juga mengungkapkan sulit akses menuju lokasi kebakaran. Belum lagi kondisi lalulintas yang juga ikut dikeluhkan. Karenanya ketersediaan alat-alat pendukung pemadam api seperti hydran air juga mesti mendapat perhatian serius. Untuk itu perlu dilakukan ssialisasi ke kecamatan dan kelurahan atau desa mengenai pentingnya keberadaan mobil pemadam kebakaran. "Banyak yang tidak tahu kalau keberadaan mobil pemadam kebakaran harus diistimewakan, karena menyangkut pelayanan agar bisa menolong dengan cepat dan tepat," tandas Oman.
Sosilisasi yang dimaksud Oman adalah bagaimana pemerintah harus memberikan informasi kepada masyarakat Karawang, untuk bisa membantu saat pelaksanaan pamadaman, bukan sebaliknya malah mempersulit petugas. "Akses jalan yang harus dibantu saat peristiwa kebakaran terjadi. Aparat setempat seperti kapolisian dan pemerintahan desa atau kelurahan harus lakukan pembinaan agar jangan menggangu saat pelaksanaan operasional pemadaman," papar Oman.
Ketika disinggung efektifitas UPTD Damkar berada dibawah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Oman hanya mencontohkan seperti di Kabupaten Purwakarta dan Subang. Di dua kabupaten itu pemadam kebakaran memiliki dinas sendiri. Sehingga bisa lebih optimal melakukan pelayanan terhadap masyarkat untuk kasus kebakaran. "Coba kalau berdiri sendiri seperti di Purwakarta dan Subang, saya optimis keberadaan damkar bisa lebih optimal," ujarnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template