Air Mancur Bunderan Mega M Tidak Keluar Air - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Air Mancur Bunderan Mega M Tidak Keluar Air

Air Mancur Bunderan Mega M Tidak Keluar Air

Written By Admin Raka on Jumat, 16 Februari 2018 | 14.30.00

KARAWANG, RAKA - Keberadaan air mancur di bunderan Mega M dikeluhkan masyarakat. Fasilitas umum yang mestinya bisa memberikan rasa nyaman itu ternyata jarang memancurkan air. Padahal rencana awal dibuatnya air mancur itu untuk membuat Karawang khususnya wilayah perkotaan agar tampak lebih indah.
"Air mancur di bunderan Mega M kurang bagus, tidak seperti air mancur di kota-kota lain seperti Purwakarta dan Jakarta. Bukan cuma kurang besar tetapi airnya juga sering mati dan kurang besar mancurnya," ungkap Yudi Soleh, kepada Radar Karawang, Rabu (14/2). Mahasiswa Unsika semester IV Prodi Teknik Industri ini, membandingkan seperti air mancur yang ada di Jakarta dan Purwakarta.
Bahkan air mancur di kedua kota itu mampu menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan-wisatawan yang datang ke daerah itu. Minimal manfaatnya bisa dirasakan optimal bagi masyarakatnya. "Air mancur itukan fasilitas umum yang dibuat bukan saja untuk menambah keindahan kota tetapi juga kan supaya bisa dinikmati masyarakat. Jadi bagaimana masyarakat bisa menikmati kalau memancurnya saja tidak airnya," katanya.
Yudi juga berharap kebiasaan buruk pelaksana pembangunan di Karawang yang selalu menterbengkalaikan proyeknya setelah dibangun sudah saatnya ditinggalkan. Termasuk untuk proyek-proyek terbaru yang baru rampung dikerjakan. Seperti air mancur di Mega M itu. Paling tidak setelah pembangunan ada perawatannya. "Meski kurang bagus, akan tetapi perawatan air mancurnya harus tetap diutamakan agar masyarakat bisa merasakan efek manfaat sehingga bangunan itu tidak menjadi sia-sia," tambah mahasiswa yang suka mengamati perkembangan perkotaan ini.
Yudi sendiri sejak air mancur itu rampung dikerjakan hingga saat ini airnya suka mati, belum merasakan manfaat adanya air mancur itu. Berbeda dengan taman I Love Karawang mesti taman itupun belum rampung dikerjakan tetapi masyarakat sudah bisa memanfaatkannya untuk foto-foto, bahkan sudah menjadi kebanggaan. Karena dia berharap air mancur itupun nantinya bisa dibanggakan oleh masyarakat Karawang. "Air mancur ini, tidak seperti air mancur, soalnya air mancurnya jarang mancur. Jadinya saya belum merasakan kehadiran air mancur itu di Karawang," tambahnya.
Hal senada diungkapkan Wandi, petugas parkir tidak jauh dari lokasi air mancur. Dia juga menilai air mancur di bunderan Mega M itu kurang bagus. Mestinya, airnya mancurnya mancur setiap hari. Bila perlu siang dan malam tetap mancur. Sehingga fungsinya sebagai air mancur bisa dirasakan warga Karawang. Karenanya dia juga berharap agar Pemerintah Karawang memperhatikan bangunan tersebut. "Air mancur disini, suka tidak berfungsi, jadi tidak keliatan air mancur beneran. Saya berharap pemerintah memfungsikannya setiap hari, supaya masyarakat Karawang bisa merasakan manfaatnya," ungkapnya.
Seperti diketahui pembangunan air mancur di bunderan Mega M sepaket dengan pembangunan taman trotoar di sepanjang Jalan Bypass Ahmad Yani dan dilakukan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) melalui Bidang Pertamanan dan Pemakaman. Pembangunan taman sekaligus air mancur yang anggarannya berasal dari APBD II, dan memang ditujukan untuk membuat karawang tampak lebih indah.
catatan Radar Karawang, saat ini di Karawang ada tiga air mancur. Satu di air mancur Tugu Padi di ujung Jalan Kertabumi dan satunya di Mega M sedang satu lagi di Galuh Mas. Dari ketiga air mancur tersebut hanya air mancur di Galuh Mas yang memancurkan airnya secara rutin. Sementara yang di tugu padi malah sekarang sudah tidak mancur lagi airnya dan ukurannya juga kurang besar. Padahal anggaran yang digunakan untuk membangun tidak kecil. Sedang air mancur di Mega M juga malah lebih kecil lagi. Meski airnya memancur tetapi tetapi cuma sesekali. (acu)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template