8 Patung Dewa Dimandikan Jelang Imlek - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 8 Patung Dewa Dimandikan Jelang Imlek

8 Patung Dewa Dimandikan Jelang Imlek

Written By Angga Praditya on Selasa, 13 Februari 2018 | 11.15.00

PURWAKARTA,RAKA - Jelang perayaan tahun baru Imlek 2568 16 Februari 2018 mendatang, pengurus kelenteng Shen Tee Bio, yang terletak di Jalan Jendral Ahmad Yani nomor 6 Kabupaten Purwakarta mulai melakukan sejumlah persiapan. Tak hanya bersih-bersih kelenteng, sejumlah ornamen hiasan dan dekorasi dipasang untuk mempercantik tempat beribadah warga Tionghoa tersebut.
"Imlek tinggal menunggu hari. Jadi kita mulai melakukan bersih-bersih sekaligus mempercantik dekorasi kelenteng," ungkap salah satu pengurus kelenteng Shen Tee Bio, Cie Lien Ong, Senin (12/2)
Cie Lien Ong menjelaskan, bagian utama yang dibersihkan adalah bagian altar. Sementara untuk mempercantik dekorasi kelenteng, hiasan lampu lampion dipasang dan dinding kelenteng dicat."Lampu lampionnya kita pajang di seluhur sudut kelenteng," ujarnya.
Di sisi lain, Cie Lien Ong mengatakan, pada Minggu (11/2) lalu ia dan sejumlah pengurus kelenteng telah melaksanakan prosesi memandikan delapan patung dewa. Pasalnya, prosesi tersebut merupakan agenda rutin dan sakral bagi warga Tionghoa, terlebih jelang perayaan tahun baru Imlek. Salah satunya, patung dewa bernama Kwan Kong yang diyakini telah berusia 2600 tahun lebih dan sudah berada di kelenteng Purwakarta itu selama kurang lebih 101 tahun lamanya. "Jelang Imlek ada tradisi mandiin 8 patung pakai air dengan beragam kembang berwarna warni," katanya.
Dirinya berharap, perayaan tahun baru Imlek ini bisa berjalan dengan lancar dan penuh khidmat, terutama bagi warga yang menggelar acara tahun baru Imlek. Perayaan tahun baru Imlek, tak lengkap rasanya jika tidak di hiasi dengan makanan khasnya yaitu dodol atau kue keranjang. Pasalnya, dodol keranjang ini biasanya disajikan ketika kumpul-kumpul keluarga. Sebab Imlek merupakan momentum penting bagi setiap keluarga. Selain berkumpul, juga memberi hormat kepada orang tua dan memberikan angpau bagi anak-anak kecil. Tak heran, jika mejelang parayaan itu, sejumlah produsen dodol atau kue khas warga Tiongha itu mulai kebajiran pesanan tak terkecuali di Kabupaten Purwakarta. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template