7 Orang Tinggal di Rumah Reot - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 7 Orang Tinggal di Rumah Reot

7 Orang Tinggal di Rumah Reot

Written By Angga Praditya on Kamis, 15 Februari 2018 | 13.00.00

Bantuan Rutilahu tak Kunjung Direalisasi

TEGALWARU,RAKA - Lilis (40) dan Kencep (50), pasangan suami istri asal Desa Citalang, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, sangat merindukan manisnya bantuan rumah tidak layak huni dari pemerintah. Pasalnya, keluarga miskin itu terpaksa harus tidur berdesakan dengan tujuh anaknya di rumah kecil yang nyaris roboh.
Lilis mengaku, sangat menginginkan rumah berukuran 4x7 miliknya diperbaiki. Namun apa daya, keterbatasan ekonomi membuatnya hanya bisa pasrah. "Mau gimana lagi saya orang gak mampu suami saya cuma kerja kuli panggul bambu dengan upah 30 ribu itupun kalau ada yang nyuruh," kata Lilis, ditemui di rumahnya, Rabu (14/2).
Lilis menceritakan, keluarganya sempat mendapat angin segar perbaikan rumah yang dijanjikan pemerintah desa. Kala itu, aparat desa meminta Lilis melengkapi berkas dan persyaratan untuk dibuatkan rumah layak huni. Seperti halnya menyediakan persyaratan Kartu Tanda Pendudukan (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Ia beserta suami langsung mengurus persyaratan dengan harapan renovasi rumah jeleknya ini bisa direalisasikan. Tak perlu lama, seluruh persyaratan dia berikan kepada pegawai desa. Akan tetapi,  yang hingga detik ini belum berwujud dan terbukti. "Sudah bosan dapat janji-janji. Bahkan yang paling anyar ada sebulan lalu datang dari aparat desa ngambil foto, katanya rumah saya mau ajukan perbaikan rutilhu," cetus Lilis.
Mirisnya, warga Kampung Tegalenteh, RT 08, RW 03 itu, sampai saat ini belum pernah merasakan manisnya beberapa program Purwakarta Istimewa yang digulirkan oleh Pemkab Purwakarta. Jangankan rutilahu, program beras perelek juga raskin atau rastra yang selaknya diterima keluarga miskin itu tak juga datang. Dirinya berharap, agar pemerintah dapat memperhatikan keluarganya terlebih Lilis berharap bisa mendapat program rumah tidak layak huni.
Dihubungi terpisah, Kepala Desa Citalang H. Halir mengatakan, dirinya sudah mendatangi rumah Lilis dan sudah mengajukan perbaikan rutilahu. "Sudah saya ajukan bahkan seluruh rumah tidak huni di Citalang sudah diajukan. Hanya saja untuk ibu Lilis belum turun bantuanya," singkatnya. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template