30 Rumah Dikhawatirkan Longsor - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 30 Rumah Dikhawatirkan Longsor

30 Rumah Dikhawatirkan Longsor

Written By Admin Raka on Senin, 19 Februari 2018 | 14.00.00

TEGALWARU, RAKA - Sebanyak 30 rumah di bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Cibarengkok, Kampung Babakan Ngantay, Blok Cintalaksana Kidul, Desa Wargasetra, dikhawatirkan longsor, menyusul tingginya ancaman pengikisan akibat volume air yang terus bertambah tiga pekan terakhir.
Saat ini baru rumah Iyud (39) yang mengalami kerusakan. Bagian dapurnya yang bersisian langsung dengan bantaran DAS tergerus air hingga berkeroak. Untuk menghindari korban warga Kampung Babakan Ngantay itu mengungsikan keluarganya ke rumah kerabatnya tidak jauh dari rumahnya. "Cuma bantalan pondasi rumah saya tergerus air dan membuat tanah diatasnya berkeroak hingga dapur saya longsor, "ucap Iyud pada Radar Karawang, Minggu (18/2).
Diakui Iyud, kejadian itu karena Daerah Aliran Sungai Cibarengkok yang melintasi kampungnya tidak memiliki penahan tanah, sehingga menggerus bagian tanah dibawah pondasi rumah warga. Memang, diakui Iyud posisinya tidak terlalu tinggi jika diukur dari permukaan DAS tetapi tetap saja membuat beberapa rumah menjadi intaian longsor.
Sementara Idis (52) warga sekitar berharap pemerintah bisa membangun pondasi turap agar membuat rumah bantaran sungai Cibarengkok menjadi aman. Dirinya mengatakan di Kampung Babakan Ngantay, ada sekitar 100 meter yang bantarannya rawan longsor karena kondisi tanahnya tidak stabilnya. "Kendati ketinggian bahu sungai hanya setengah meter saja tetapi tetap saja membuat kita khawatir. Apalagi sudah ada warga yang dapurnya rubuh lantara tergerus air sungai," katanya.
Di tempat terpisah, Ketua Umum Paguyuban Aktivis dan Sesepuh Kabupaten Karawang Endang Martin menyampaikan, pihaknya sudah mengajukan bantuan melalui desa. Dan dirinya tengah berkoordinasi dengan pemerintah desa Wargasetra agar secepatnya warga bahu sungai Cibarengkok menjadi aman. "Saya mau mengajukan proposal untuk antisipasi bahu Sungai Cibarengkok agar tidak mudah tergerus air sungai," ucap Martin.
Dikatakan Martin saat ini ada sekitar 30 rumah berada dekat bahu sungai dan memang sungai itu cukup panjang sehingga membutuhkan perhatian agar secepatnya di bangun turap penahan tanah sungai. Semenyara panjang sungai Cibarengkok, di Blok Kidul, Kampung Babakan Ngantay, Desa Cintalaksana, sepanjang 100 meter. Berbahayanya disepanjang 100 meter tersebut warga membangun rumahnya persis bersisihan dengan bantaran sungai. "Ada 30 rumah warga dibangun bersisihan dengan bantaran sungai. Puluhan rumah itu dikhawatirkan ambrol jika intensitas hujan semakin tinggi dan gerusan Daerah Aliran Sungai Cibarengkok semakin deras," ucap Martin. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template