Warga Walahar Minta Jembatan Baru - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Walahar Minta Jembatan Baru

Warga Walahar Minta Jembatan Baru

Written By Angga Praditya on Sabtu, 27 Januari 2018 | 17.30.00

KLARI, RAKA - Sejumlah masyarakat dan aparat pemerintahan Desa Walahar di Kecamatan Klari mengaajukan pembangunan jembatan yang menghubungankan antara Kecamatan Klari dan Ciampel. Pasalnya minimnya infrastruktur jembatan membuat sejumlah masyarakat sulit untuk melakukan penyebarangan.
Salah satu Ketua RT di Dusun Walahar, Jejen mengatakan, bahwa sudah lama masyarakat khusunya di wilayah walahar mengajukan permintaan pembangunan jembatan. sebab, jika hanya mengandalkan jembatan bendungan walahar yang hanya memiliki luas jembatan tidak lebih dari 2 meter maka aktivitas warga cukup terhambat. "Tidak ada lagi jalan selain jembatan Walahar, itu satu-satunya akses," ucapnya.
Keinginan warga tersebut akhirnya ditembuskan kepada pihak desa untuk menyampikannya ke pemerintah daerah Kabupaten Karawang. Bayangkan saja kata dia, banyak masyarakat di wilayah Kecamatan Klari yang melakukan aktivitasnya di Ciampel. Maka tak heran jika sejumlah masyarakat meminta pembangunan jembatan bisa terwujud. "Banyak pekerja pabrik atau buruh, terus anak-anak yang sekolah," ucapnya.
Kepala Desa Walahar, Sardi Anwar Surendra mengaku bukan tidak ingin mengambulkan permintaan warganya tersebut. Karena hampir setiap tahun baik di musrenbang desa dan bahkan kecamatan pengajuan jembatan selalu dilakukan. Naum sampai saat ini belum dikabulkan. "Sudah sering saya ajukan juga, tapi tau sendiri sampai saat ini belum ada kepastian dari pemerintah daerah," akunya.
Tidak hanya itu, bahkan kata dia, usia jembatan bendungan Walahar yang sudah puluhan tahun itu masih menjadi jembatan yang membantu masyarakat baik dalam setiap aktivitas kegiatan sehari-harinya maupun yang lainnya. Ia berharap agar pemerintah bisa mendengar apa yang menjadi kendala di dua kecamatan itu. "Dua kecamatan yang banyak industri saja masih minim alat transportasi, sayang aja," akunya.
Tokoh pemuda Kecamatan Klari Ahmad Hadibrata menyampaikan, pemerintah harus benar-benar serius untuk menyelesaikan persoalan yang ada termasuk persoalan akses jalan penghubung antara Kecamatan Klari dan Kecamatan Ciampel. Pasalnya dengan hanya ada satu akses jalan yang menghubungkan dua kecamatan tersebut aktivitas warga terhambat. "Apalagi kalau lagi ramai. Pas banyak mobil lewat. Disitu bisa macet panjang. Karena jembatannya cuan cukup satu mobil, terus nggak ada akses lain," pungkasnya.(yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template